Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Panen Melimpah, Program Electrifying Agriculture Semakin Diminati oleh Petani Jeruk Nipis Ujungpangkah

Muhammad Firman Syah • Rabu, 22 Mei 2024 | 02:28 WIB
Panen Meningkat : Petani Jeruk Nipis Gresik, Happy Syaifullah (kanan) menceritakan manfaat menjadi pelanggan program Electrying Agriculture PLN kepada Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PT PLN
Panen Meningkat : Petani Jeruk Nipis Gresik, Happy Syaifullah (kanan) menceritakan manfaat menjadi pelanggan program Electrying Agriculture PLN kepada Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PT PLN

Program Electrifying Agriculture terus digalakkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) diseluruh penjuru negeri tidak terkecuali di Kabupaten Gresik. Di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, PLN menghadirkan layanan elektifikasi untuk kelompok petani jeruk nipis. Alhasil setelah menggunakan layanan dari PLN UP3 Gresik hasil panen melimpah bahkan petani bisa hemat biaya produksi hingga 30 persen. 

Happy Syaifullah, salah satu petani jeruk nipis Desa Mbolo, Kecamatan Ujungpangkah menuturkan, sebelum hadirnya program Electrifying Agriculture, dia bersama para petani lain menggunakan genset secara swakelola untuk melakukan pengairan lahan pertaniannya. Genset tersebut berfungsi untuk menyedot air sumur untuk mempercepat pertumbuhannya. Nah barulah pada tahun 2020 saat PLN UP3 Gresik datang ke desanya dan melakukan sosialisasi program Electrifying Agriculture, tanpa pikir panjang dia antusias untuk mendaftarkan diri. 

"Peralihan bahan bakar diesel ke listrik untuk pompa air untuk pengairan kebun jeruk di Desa Bolo cukup efektif dalam menekan biaya produksi. Selain itu berkat program ini juga produktivitas tanaman saya juga meningkat," kata Happy dihadapan Direksi dan Komisaris PLN.

 

Dia menyampaikan, saat memakai Genset pompa air yang dioperasikan dari jam 7 hingga jam 4 sore bisa menghabiskan 15 liter BBM atau sekitar Rp 102.000. Sedangkan saat menggunakan listrik hanya butuh Rp 50.000 saja.

"Saya mengungkapkan apresiasi kepada PLN yang telah memberikan support pada perkebunan jeruk nipis melalui Program Electrifying Agriculture sehingga lebih praktis dan efisien," tandasnya. 

Photo
Photo

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gresik, Andi Seno Hendriatmoko mengungkapkan PLN UP3 Gresik berkomitmen untuk terus mendukung sektor agrikultur dengan mendorong optimalisasi pemanfaatan listrik dalam operasional kegiatan pertanian. Tercatat sebanyak 169 pelanggan kebun jeruk nipis yang telah memanfaatkan Program Electrifying Agriculture di Desa Bolo, Kacamatan Ujungpangkah dengan total daya sebesar 630,7 KVA memasuki kuartal kedua tahun 2024 atau meningkat drastis jika dibandingkan data di awal kuartal keempat tahun 2023.

"PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan untuk petani melalui Program Electrifying Agriculture. Terbukti dengan hadirnya listrik di sektor pertanian meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani,” kata Andi Seno.

Editor : Cak Fir
#PLN alirkan listrik #PLN UP3 Gresik