RADAR GRESIK- Anggota Polsek Sangkapura bersama Koramil Sangkapura dan forkopimcam melakukan bantuan kemanusiaan terkait adanya dampak Bencana Alam atau Gempa Bumi di titik 132 KM Timur Laut Tuban Jatim, Sabtu (23/3).
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi serta komunikasi dengan Instansi terkait di Kecamatan Sangkapura guna membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
"Kejadian Gempa Bumi di Wilayah Kecamatan Sangkapura di titik 132 KM Timur Laut Tuban-Jatim terjadi berkali-kali. Paling parah pukul 15.52 wib terasa magnitudo 6.5," ujar Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari , Sabtu (23/3).
Gempa tersebut mengakibatkan banyaknya bangunan yang rusak. Mulai dari kerusakan ringan sampai kerusakan berat di Kecamatan Sangkapura.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap siaga dan berhati hati serta tidak panik pada saat terjadi gempa susulan serta menempatkan diri di lapangan terbuka,” kata Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari.
Pihaknya meminta warga menjauhi bangunan atau benda yang tinggi dan selalu mengkomunikasikan segera dengan kepolisian bila terjadi dampak yang ditimbulkan oleh gempa susulan.
Saat ini, warga yang mengungsi di tempat lapang, atau tempat yang dataran agak tinggi. Saat ini terdapat warga kembali ke rumah guna mengecek rumah dan perabotan yang ada di dalam dan sekitaran rumah masing-masing.
Adapun korban luka balita bersama ibunya dari desa Sawahmulya dirujuk ke RSUD Ibnu Sina di Gresik. Balita menyeberangi lautan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
"Saat terjadi gempa Bawean tersebut terjatuh ke lantai mengenai kepala balita tersebut dan diberikan pertolongan awal di RS Umar Mas'ud, kemudian saat ini balita tersebut dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik," pungkas Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari .(yud/han)
Editor : Hany Akasah