RADAR GRESIK-Dulu sebuah tambang kapur yang merusak lingkungan, kini Telaga Ngipik telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Setelah bertahun-tahun mengambil bahan baku untuk industri semen, pengelolaannya kini berfokus pada pelestarian lingkungan dan rekreasi.
Dengan luas sekitar 20 hektare, Telaga Ngipik menawarkan berbagai kegiatan rekreasi mulai dari memancing, berlayar dengan perahu motor, hingga ski air. Komunitas Mancing Mania pun aktif berkumpul di sini, sementara pengunjung lain dapat menikmati hiburan musik dan pemandangan indah sekitar danau.
Salah satu warga Gresik Marsya mengatakan, setiap weekend dia dan teman-temannya nongkrong di pinggir Telaga Ngipik. "Sekarang ada kafe D'Lagoon, jadi kami biasanya menikmati keindahan telaga sembari nyamil dan ngopi," kata Marsya.
Selama Ramadan 2024, Marsya dan keluarga juga terkadang menunggu waktu buka di pinggi telaga. "Kadang bekal buka juga, angin semilirnya bikin ngantuk dan adem juga," kata Marsya.
Meskipun telah menjadi objek wisata populer, beberapa warga menyayangkan kurangnya pengelolaan yang maksimal. Namun, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik, diharapkan Telaga Ngipik dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata yang menyegarkan di tengah panasnya Gresik. (mg1/han)
Editor : Hany Akasah