RADAR GRESIK- Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menjadikan kawasan Bandar Grissee menjadi lebih rapi agar ekonomi semakin menggeliat mendapatkan penolakan keras dari warga yang tinggal di sekitar kawasan atau Jalan Basuki Rahmat.
Bahkan, warga siap turun ke jalan apabila pemerintah akan menjadikan kawasan Bandar Grissee sebagai pusat kuliner dan UMKM lantaran dianggap menganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Sikap penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RT 06 RW 03 Kelurahan Bedilan, Efi Rahmawati.
Dia menyebut, saat sosialisasi pembangunan Bandar Grissee kala itu Pemkab Gresik berjanji tidak akan merubah kawasan Jalan Basuki Rahmat menjadi sentra kuliner maupun UMKM melainkan hanya area warga untuk duduk-duduk santai saja.
"Kami jelas menolak apalagi jika jalan yang sehari-hari kami lewati untuk masuk dan keluar rumah terhalangi oleh PKL," tegas Efi.
Diungkapkan, sebenarnya warga yang tinggal di sekitar Bandar Grissee sudah mencoba berdialog dengan Pemkab Gresik. Pertemuan bahkan dilakukan di ruang Bupati Gresik pada awal tahun lalu.
Dalam agenda mediasi Pemkab Gresik mendengarkan aspirasi dari warga yang menolak penutupan jalan untuk pasar malam selama 10 hari. Wargapun pulang dengan rasa syukur.
"Nah saat ini kenapa muncul lagi wacana yang sama. Tentu saja secara tegas kami menolak," imbuhnya.
Diakuinya, selama ini warga yang tinggal di sekitar Bandar Grissee sudah sering terganggu dengan suara bising dari berbagai aktivitas masyarakat.
Bahkan, warga juga sempat meminta kegiatan pertunjukan musik jalanan untuk dibubarkan lantaran membuat kaca rumah warga bergetar.
"Bandar Grissee biarlah tetap seperti saat ini meskipun sebenarnya kami berat hati dengan banyaknya sepeda motor yang menghalangi jalan kami masuk ke dalam rumah," tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gresik melemparkan wacana penataan kawasan Bandar Grissee agar lebih optimal dan mendukung perekonomian masyarakat.
Salah satunya dengan melakukan penataan PKL dan penutupan jalan pada akhir pekan. (fir/han)
Editor : Hany Akasah