Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bau Menyengat Sampah di TPS Jaksa Agung Gresik Ganggu Pengunjung Car Free Day

Muhammad Firmansyah • Senin, 28 Agustus 2023 | 16:05 WIB
Ganggu Pengunjung CFD : Bau sampah yang berasal dari TPS Jaksa Agung menganggu pengunjung CFD.
Ganggu Pengunjung CFD : Bau sampah yang berasal dari TPS Jaksa Agung menganggu pengunjung CFD.

GRESIK - Selama kurun waktu tiga minggu terakhir pengunjung maupun pedagang Car Free Day (CFD) mengeluhkan bau kurang sedap saat melintas di Jalan Jaksa Agung tepatnya di depan SMPN 1 Gresik. Setelah ditelusuri rupanya bau tersebut berasal dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang ada di sekitar lokasi.

Pengunjung CFD asal Desa Kemuteran Ahmad Khoirurozi, mengatakan, setiap Minggu pagi dirinya bersama keluarga selalu menyempatkan diri berolahraga di area Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Namun dia merasa kurang nyaman saat melintas di depan TPS Jaksa Agung untuk membeli aneka produk UMKM.

"Hampir setiap Minggu saat saya ke CFD bau (sampah,red) kurang sedap. Ini sangat mengganggu para pengunjung," kata dia.

 Baca Juga: Jarang Diangkut, Sampah Menumpuk di TPS Pasar Menganti

Hal senada disampaikan Intan Kusuma, penjung CFD lain asal Desa Pulopancikan. Dia menuturkan, jika harus menutup hidup saat melintas di area CFD depan kantor eks PSSI Gresik. Pasalnya, bau sampah di lokasi tersebut cukup menyengat dan membuatnya pusing.

"Kami berharap ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk memikirkan agar pengunjung CFD ini nyaman. Jika perlu mungkin bisa di relokasi ke tempat yang jauh dari keramaian masyarakat," tutur Intan.

Pada bagian lain, para pedagang yang biasa berjualan di area CFD juga mengamini apa yang dikeluhkan para pengunjung. Ahmad, salah satu pedagang menyebut kondisi sampah yang bau seringkali membuat dagangannya tidak laku lantaran jarang ada pengunjung yang mampir ke lapaknya. Terkait hal ini dirinya hanya bisa pasrah lantaran mendapatkan nomor lapak yang dekat dengan lokasi TPS.

 Baca Juga: Tanaman Gagal Hidup di Gejos, Bupati Tuding Urukan Pakai Sampah

"Kondisi ini sebenarnya sudah lama. Disini kami cuma pedagang, tidak bisa apa-apa karena saat mendaftar dulu hanya lokasi ini yang masih tersisa," ungkapnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik, Sri Zubaidah menyebut jika dirinya sebenarnya juga sudah mendengar keluhan tersebut. Untuk itu, selama ini DLH Gresik sudah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi bau menyengat pada bak sampah. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan pembersih.

"Begitu ada keluhan dari masyarakat, petugas kami yang ada di dekat lokasi langsung bergerak untuk menyemprot cairan yang dapat mengurangi bau tidak sedap," ujarnya.

Sementara saat ditanya perihal opsi relokasi, diakui DLH Gresik masih kebingungan mencari lokasi yang jauh dari masyarakat. Namun pihaknya tidak menutup diri jika ada desa yang memiliki lahan kurang produktif (kosong) untuk jadi lokasi TPS baru.

"Kami tidak menutup mata jika penempatan TPS di Jalan Jaksa Agung ini menganggu estetika. Saat ini kami terus berupaya mencari solusi agar bisa direlokasi," pungkasnya. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#dlh #cfd #gresik #Sampah #TPS