Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitriansyah menuturkan, dari hasil analisa serta evaluasi tahun-tahun sebelumnya gelombang arus mudik terjadi pada H-7 Lebaran.
“Untuk mengamankan arus mudik nantinya ada pos pantau di beberapa titik. Baik wilayah jalur nasional maupun pintu tol yang ada di Kota Gresik. Apabila nanti ada lonjakan kendaraan akan dilakukan rekayasa lalu lintas,” ujarnya, Minggu (9/4).
Ditambahkannya, untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga menyiapkan empat jalur alternatif di daerah rawan kemacetan. Yaitu di wilayah Manyar, Legundi, Duduksampeyan, dan Kebomas. “Ada pembatasan kendaraan angkutan barang. Nantinya akan dilakukan sosialisasi kepada pihak-pihak perusahaan,” jelasnya.
Baca Juga : Bakti Sosial, Polres Gresik Bagikan Sembako ke Ojol
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi menuturkan upaya deteksi dini akan terus dilakukan. Salah satunya dengan mendirikan tujuh posko yang tersebar di beberapa titik. “Adanya posko itu untuk memonitor lonjakan arus kendaraan dan penumpang mendekati lebaran,” tuturnya.
Selain itu lanjut dia, sejumlah personel disiagakan di kawasan objek vital. Termasuk menggelar operasi dan razia di wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Semua yang dilakukan untuk mencegah tindakan-tindakan yang tidak diinginkan baik saat mudik lebaran maupun arus balik,” pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah