Kepala Stasiun Indro Gresik, Andri Purwanto mengakui jika pengguna KA Komuter rute Gresik-Surabaya-Sidoarjo mengalami penurunan, namun pada jam-jam tertentu masyarakat masih memilih kereta sebagai sarana transportasinya. "Kami mencatat pada sore hari biasanya penumpang mencapai ratusan orang. Sebab jika naik transportasi jalan mungkin macet," ujar Andri.
Sepanjang pada kuartal ke IV/2022 penumpang KA Komuter mengalami penurunan dari yang semula 1.708 penumpang di bulan September turun menjadi 1.670 orang pada bulan Oktober. Kondisi penurunan jumlah penumpang itu berlanjut hingga bulan November yang hanya dibawah 1.500 penumpang. "Penurunan jumlah penumpang ini terjadi seiring beroperasinya moda transportasi lain milik Pemerintah Provinsi. Sehingga masyarakat semakin banyak referensi untuk menuju tempat tujuan," tutur pria yang bertugas sejak bulan Juni lalu itu.
Meski tiga bulan berturut mengalami penurunan, Andri menyebut pada bulan Desember atau akhir tahun jumlah penumpang KA Komuter di stasiun Indro naik lebih dari 30 persen dari bulan sebelumnya atau sebanyak 2.110 penumpang. Capaian ini pun setara dengan 99 persen target jumlah penumpang bulanan KA Komuter yang telah dipatok perusahaan.
"Saat ini KA Komuter masih menjadi pilihan masyarakat utamanya para pekerja di sejumlah perusahaan plat merah di Gresik. Seperti karyawan dari Petrokimia Gresik, Semen Indonesia, Pelindo dan Barata maupun karyawan perusahaan swasta seperti PT Wilmar Nabati Indonesia. Mereka bisa dengan santai menikmati perjalanan tanpa macet dan membawa sepeda lipatnya," pungkas mantan Kepala Stasiun Probolinggo tersebut.
Baca juga : Angkot Layani Trayek Pelabuhan dan Stasiun Indro
Sementara itu, jadwal keberangkatan KA Komuter di stasiun Indro pada awal tahun 2023 ini tidak mengalami perubahan. KA Komuter yang membawa empat gerbong melayani penumpang dalam tiga jadwal keberangkatan antaralain pukul 08.45 WIB, 12.40 WIB dan 16.55 WIB. (fir/han) Editor : Hany Akasah