Pembangunan PLTS untuk pulau gili itu berada di tanah 1.300 meter persegi. Di akhir 2022 nanti, ditargetkan 50 kilowaat peak (KWp) bisa mengalir ke rumah-rumah masyarakat.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang sedang berada di bawean melihat progres pekerjaan itu. Dirinya sangat berterima kasih kepada PLN unit Jawa Timur yang bisa mengabulkan harapan masyarakat gili.
“Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,” ujarnya.
Yani, sapaan Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut, pembangunan aliran listrik ini hasil dari sinergitas Pemkab dan PLN Gresik. Mulai mendengar aspirasi kami bersama warga Gili.
“Hingga kini dibangun salah satu titik pembangkit listrik tenaga surya Jawa - Bali oleh PLN unit Jatim,” imbuhnya.
Dirinya berharap PLTS itu bisa selesai tepat waktu yakni di tahun 2022 ini. Sehingga listrik dari tenaga surya itu bisa segera bermanfaat untuk masyarakat Gili.
“Semoga tahun 2022 selesai,” tandasnya.
Perlu diketahui, pulau gili memiliki masyarakat sekitar 300 KK. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan listrik disana masyarakat memilih iuran untuk menghidupkan genset. (fir/han) Editor : Hany Akasah