“Untungnya tidak sampai melukai anggota keluarga. Saya langsung menghubungi Petugas Damkar untuk dilakukan evakuasi,” ujar Ponco kepada wartawan Radar Gresik.
Mendapat laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik langsung menerjunkan petugas. Tak sampai satu jam biawak berhasil diamankan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, Agustin Halomoan Sinaga menyebut jika hewan liar seperti biawak dan ular sering kali keluar sarangnya saat hujan deras turun. Hal ini dikarenakan lubang yang dijadikan lokasi sarang terendam air.
"Saya menghimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan. Kunci rumah saat hujan deras turun dan rajin bersihkan saluran pembuangan," ujarnya.
Mantan Kadispora itu mengungkapkan jika sepanjang bulan Maret pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap lima hewan liar di area pemukiman warga. Melihat realitas tersebut kedepan Damkarla ingin bekerjasama dengan pihak desa melakukan edukasi cara menangani hewan liar.
"Memang ada tekniknya yang bisa dipelajari. Jadi jika terjadi sesuatu yang membutuhkan respon cepat warga juga bisa menanganinya secara mandiri," pungkasnya. (fir/rof) Editor : Hany Akasah