Lurah Karangturi, Kecamatan Gresik Hasan, AMg mengatakan Musregbang ini untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan tahun 2023. "Kami ingin mencari inspirasi dari masyarakat dan untuk kemajuan Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik,"kata Hasan.
Sementara itu Sekretaris Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik, Sulistyorini, SPD. M.Pd mengatakan untuk Musrebang ini sudah ada usulan dari warga yakni bedah rumah, saluran air, bank sampah, kamera CCTV dan gapura. " Nanti dari usulan itu akan dievaluasi kembali dari hasil ini. Kemudian akan dilakukan evaluasi kembali bersama pak Lurah dan tim,"ujarnya.
Dikatakan juga, untuk saat ini sudah ditampung apa yang diharapkan oleh masyarakat. Tetapi sekali lagi tidak semerta merta apa yang diharapkan masuk dalam APBD 2023. “Karena nanti masih ada proses lebih lanjut. Mulai di Kabupaten hingga dibahas bersama dewan,” terangnya.
Selain untuk merencanakan pembangunan 2023, pihaknya juga terus mensosialisasikan terkait program pelayanan administrasi di kelurahan. Pihaknya terus mengupayakan yang terbaik dalam melayani masyarakat. “Namun, semuanya tetap harus sesuai aturan. Jadi tidak bisa serta-merta,” ungkapnya.
Ditambahkan, dalam mengurus administrasi pihaknya perlu melakukan kroscek agar tidak menyalahi aturan. Jadi pihaknya meminta masyarakat bisa bersabar. “Kami upayakan secepatnya selesai,” imbuhnya.
Terpisah, Wakil DPRD, Ahmad Nurhamim mengapresiasi kelurahan yang telah menggelar Musrenbang. Sesuai Permendagri 86/2018 pola pembangunan harus sistematik. Jadi mulai dibahas dari desa/kelurahan, kemudian di kecamatan dan terakhir tingkat kabupaten. “Nanti dari seluruh usulan yang masuk memang tidak bisa terakomodir semunya. Tetap melihat kekuatan anggaran APBD,” terangnya. (jar/rof) Editor : Hany Akasah