Pohon tumbang terjadi di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo (depan gedung KPU), jalan Mayjend Sungkono (taman prambangan), jalan Sunan Giri, jalan Nyai Siti Fatimah Binti Maimun serta di jalan Kayu Pongangan Rejo GKB.
Kepala Unit Patroli Satlantas Polres Gresik, Iptu Darwoyo mengatakan, begitu mendapatkan informasi kejadian pohon tumbang pihaknya bergerak cepat ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. "Beruntung dari beberapa titik kejadian pohon tumbang, kami tidak menerima informasi adanya korban akibat tertimpa pohon," ujarnya.
Akibat kejadian pohon tumbang itu, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dengan pola buka tutup lajur. Meski demikian kejadian ini membuat lalu lintas macet karena tidak sedikit pengendara yang menurunkan kecepatannya karena ingin melihat proses evakuasi pohon tumbang.
Sementara itu, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito membenarkan beberapa pohon tumbang di Gresik selama hujan deras. Dua kejadian pohon tumbang mengakibatkan satu rumah rusak dan kendaraan tertimpa. "Selain di Gresik dan Kebomas, pohon ambruk menimpa rumah di Desa Samirplapan Duduksampeyan dan truk di daerah pasar Duduksampeyan,” kata Tarso.
Untuk menangani pohon tumbang dibeberapa ruas jalan di Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan sejumlah personil, yang dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Di samping itu, beberapa warga turut membantu evaluasi pohon tumbang dan kabel putus yang menjuntai ke jalan karena tertimpa pohon.
Sementara itu, salah satu pengendara Muhammad Hendra mengatakan, hujan angin membuat listrik di wilayah perkotaan Gresik padam hampir setengah jam. “Pohom tumbang membuat kabel listrik putus, alhamdulillah petugas cepat penanganannya,” pungkas Hendra. (fir/han)
Editor : Hany Akasah