Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Seluruh OPD Diminta Punya Taman Hidroponik Guna Tekan Polusi Udara

Hany Akasah • Kamis, 3 Juni 2021 | 16:29 WIB
HIDUP SEHAT: Bupati Fandi Akhmad Yani saat peresmian obyek wisata kampung kreasi Desa Sidokumpul Kecamatan Gresik, kemarin.
HIDUP SEHAT: Bupati Fandi Akhmad Yani saat peresmian obyek wisata kampung kreasi Desa Sidokumpul Kecamatan Gresik, kemarin.
GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik terus mencari ide dan gagasan untuk menekan polusi udara di kota Santri. Salah satu langkah yang akan dilakukan dengan mengintruksikan seluruh kantor pemerintah dari tingkat kelurahan/desa hingga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gresik untuk memiliki taman hidroponik.

Gagasan tersebut disampaikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di sela-sela peresmian obyek wisata kampung kreasi Desa Sidokumpul Kecamatan Gresik. Menurut Gus Yani (sapaan akrabnya) selain berfungsi untuk menekan polusi udara, aneka sayur dan buah hidroponik juga bisa menghasilkan nilai ekonomi. “Di tengah terbatasnya lahan hijau di perkotaan kita harus terus mengkampanyekan urban farming. Tanaman hidroponik ini bisa menjadi salah satu langkah kreatif membuat Gresik semakin hijau. Disamping itu tanaman ini bisa menjadi produk khas daerah yang bisa dijual guna menghasilkan nilai ekonomi,” kata Gus Yani.

Alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu mengungkapkan, setelah mendapatkan penjelasan dari para kader lingkungan dan karangtaruna, bupati Yani beranggapan jika pola tanam hidroponik relatif mudah. Masyarakat hanya membutuhkan media tanam, bibit dan pupuk yang cukup. Tidak itu saja, Yani juga menyebut waktu panen tanaman hidroponik cukup cepat yakni 30-40 hari.

“Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan memberikan pendampingan kepada desa atau lingkungan yang akan menanam hidroponik. Intinya bagaimana kita bersama-sama menekan polusi udara dan bekerja produktif bagi lingkungan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, M Najikh menyambut baik gagasan Bupati Yani. Selanjutnya pihaknya akan membuat edaran agar seluruh OPD di Gresik wajib memiliki kebuh atau tanaman hidroponik.  "Ide yang bagus tentu akan kami tindak lanjuti permintaan pak bupati," tegas Nakjih.

Diungkapkan, khusus di desa Sidokumpul sudah ada 195 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 700 orang yang sudah berdaya melalui program urban farming. Mereka kini menjadi petani hidroponik yang memiliki penghasilan bulanan dari berjualan sayur dan buah yang ditanam di depan rumah. “Kader lingkungan Desa menyampaikan pada kami hal yang paling dibutuhkan adalah promosi secara intensif melalui platform digital. Untuk itu saat ini kami akan berkolaborasi dengan OPD lain serta pihak yang ahli dalam memberikan pelatihan digital termasuk branding agar menarik pasar,” kata Najikh. (*/han) Editor : Hany Akasah
#tanaman hidroponik #gresik #kota gresik #DLH GRESIK #tekan polusi