Salah satu warga Sulaiman mengatakan, sejak puasa, jalan sudah tidak bisa dilewati kendaraan umum. Warga pun membuat jalan alternatif yang bisa menghubungkan antara Kelurahan Gending dengan Desa Ngargosari. "Kami membuat jalan alternatif bersama warga untuk bisa dilalui sama kendaraan roda dua. Banyak orang yang berziarah ke makam Putri Cempo, Syekh Sayyid Abdurrahman dan ke masjid," katanya.
Dikatakan, Dinas PU juga sudah melakukan survey, namun mereka hanya memberi tutup terpal dengan panjang 8 hingga 10 meter. Ironisnya, di bawah jalan utama itu sudah amblas pula karena banyak pohon dipotong dan dibuat jalan. “Menunggu PU terlalu lama, jadi kami langsung membuat jalan alternatif menuju makam Putri Cempo,"jelas dia.
Sementara itu, warga lainnya Abdul aziz mengaku dulunya ada gua di bawah jalan tersebut. Namun akhirnya lambat tahun jalan mulai amblas dan menyebabkan jalan terputus. "Kalau menunggu dinas PU lama kerjanya, jadi kami membuat jalan alternatif supaya peziarah sampai ketujuannya,” pungkasnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah