Dinkes Gresik Pasang GPS Tracker di Ambulans demi Percepat Respons Pertolongan Warga

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:10 WIB
RESPON CEPAT : Petugas medis Dinkes Kabupaten Gresik saat bersiap mengerahkan armada ambulans. (Foto : Dok/Radar Gresik)
RESPON CEPAT : Petugas medis Dinkes Kabupaten Gresik saat bersiap mengerahkan armada ambulans. (Foto : Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menerapkan sistem pelacakan armada ambulans berbasis GPS tracker yang memungkinkan petugas memantau pergerakan posisi kendaraan secara real-time.

Langkah ini diambil mengingat kecepatan penanganan medis (response time) menjadi faktor paling krusial dalam menyelamatkan nyawa korban pada situasi kegawatdaruratan.

Lewat sistem digital ini, seluruh pergerakan ambulans—baik milik rumah sakit, puskesmas, PMI, hingga Dokkes Polres Gresik—dapat terpantau langsung melalui layar pusat kendali Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Banyak Buku KIA Belum Terisi Lengkap, Dinkes Gresik Dorong Gerakan Bersama Libatkan Guru PAUD

Begitu menerima panggilan darurat, petugas dapat langsung menginstruksikan armada ambulans terdekat untuk meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Gresik, drg. Setyo Susilo, menjelaskan bahwa pemasangan GPS tracker ini merupakan bagian dari penguatan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di wilayah Gresik.

“Melalui sistem pertolongan yang terintegrasi ini, alur koordinasi dan eksekusi penanganan pasien gawat darurat dapat berjalan jauh lebih cepat, tepat, dan terukur,” ujar Setyo, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: Dinkes Gresik Cegah Penularan TBC Lewat Skrining Sistematis 100 Warga Desa Munggugebang Benjeng

Mekanisme pelayanan darurat ini diawali saat warga menghubungi call center bebas pulsa 112. Operator dispatcher yang menerima laporan langsung meneruskan info medis ke PSC 119. Selanjutnya, tim PSC 119 mengecek layar pemantau posisi armada dan menugaskan unit ambulans yang berada pada radius paling dekat dengan lokasi pelapor.

Pola presisi ini terbukti memangkas waktu pencarian dan mobilisasi kendaraan, terutama pada kasus kecelakaan lalu lintas maupun serangan penyakit mendadak yang butuh penanganan medis primer dengan cepat.

Selain melacak posisi, GPS tracker juga berfungsi menentukan rute navigasi terbebas dari kemacetan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memantau keandalan armada.

Baca Juga: Dinkes Gresik Gandeng Dokter Spesialis Anak untuk Pendampingan Tumbuh Kembang Balita Bermasalah Gizi

“Penerapan teknologi pelacakan ini diinisiasi secara bertahap menyasar unit ambulans di 32 puskesmas, 21 rumah sakit, armada PSC 119, PMI Kabupaten Gresik, hingga Dokkes Polres Gresik,” terangnya.

Dinkes Kabupaten Gresik optimistis keterpaduan antara aduan warga, pusat komando PSC 119, dan mobilitas armada ber-GPS ini mampu menekan risiko kecacatan hingga kematian akibat keterlambatan pertolongan medis di lapangan. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
kesehatan Ambulans gresik gps DINKES