Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tiga Kekalahan Beruntun, Gresik United Kembali Takluk dari Persekabpas Pasuruan 0-2

Fajar Yuliyanto • Minggu, 21 Desember 2025 | 23:45 WIB
TAK PUAS : Pemain Gresik United tak puas dalam merebut bola dari tim Persekabpas Pasuruan.
TAK PUAS : Pemain Gresik United tak puas dalam merebut bola dari tim Persekabpas Pasuruan.

RADAR GRESIK — Tren negatif masih membayangi Gresik United (GU) dalam lanjutan kompetisi Liga Nusantara. Bermain di Lapangan Pasiran TNI AL, Surabaya, Minggu (21/12/2025), tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini kembali menelan pil pahit setelah dikalahkan Persekabpas Pasuruan dengan skor meyakinkan 0-2.

Kekalahan ini sekaligus memupus ambisi balas dendam Gresik United atas pertemuan pertama mereka. Gawang yang dikawal Risky Sudirman pertama kali bobol pada menit ke-22 melalui gol indah Surya Malo.

Meski berupaya bangkit, pertahanan GU kembali rapuh di akhir babak kedua. Tendangan keras Deco Saputra pada menit ke-80 memastikan kemenangan bagi Laskar Sakera—julukan Persekabpas.

Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mengungkapkan bahwa dari segi strategi dan mental, timnya sebenarnya sudah sangat siap. Namun, realita di lapangan menunjukkan kegagalan para pemain dalam mengeksekusi peluang menjadi gol.

"Kami tak bisa memanfaatkan peluang dan momen dengan baik. Sebaliknya, lawan bisa menjadi antitesis dan membalikkan keadaan. Beberapa kali kami dibobol karena bola-bola counter attack," ujar Andik usai laga.

Sepanjang pertandingan, Andik telah memberikan instruksi untuk bermain lebih ofensif guna mengejar ketertinggalan. Dominasi permainan sebenarnya berada di tangan pemain GU, bahkan bongkar pasang pemain depan hingga menumpuk striker telah dilakukan untuk mendobrak pertahanan lawan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.

“Kami sudah berusaha melakukan bongkar pasang pemain, mengganti striker, hingga menumpuk pemain di depan. Tapi lawan cukup bagus dan pertahanan mereka sangat kuat. Kami belum bisa memanfaatkan situasi tersebut,” tambahnya.

Kekecewaan senada disampaikan oleh pemain Gresik United, Dian Ardiansyah. Ia mengakui bahwa konsentrasi tim sempat goyah di momen-momen krusial, yang berujung pada kegagalan memaksimalkan setiap peluang yang ada.

Ia bertekad untuk memperbaiki performa demi mengamankan poin penuh di laga selanjutnya.

Hasil minus ini membuat posisi Gresik United tertahan di peringkat kelima klasemen Grup D dengan raihan enam poin, tertinggal jauh dari pemuncak klasemen Persekabpas Pasuruan.

Ujian berat berikutnya telah menanti pada Selasa, 23 Desember 2025. Gresik United dijadwalkan melawan tim juru kunci, Waanal Brothers, di Lapangan Thor, Surabaya.

Pertandingan ini diprediksi akan menjadi pertaruhan besar bagi masa depan kursi pelatih, mengingat manajemen dan suporter menaruh harapan tinggi untuk segera mengakhiri rentetan hasil buruk ini. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#surabaya #gresik united #Wannal Brothers Papua #persekabpas #liga nusantara