RADAR GRESIK – Ketidakjelasan jadwal kompetisi Liga 3 Indonesia dari PSSI maupun operator hingga akhir Oktober 2025 membuat sejumlah klub, termasuk Gresik United, hanya bisa menunggu sambil terus mematangkan kesiapan tim.
Media Officer Gresik United, Iksan Nugroho, mengungkapkan bahwa persiapan skuad Laskar Joko Samudro saat ini sudah sangat matang. Bahkan, ia mengklaim bahwa kesiapan tim sudah menyentuh angka lebih dari 90 persen.
“Intinya kami menunggu undangan dan jadwal kompetisi yang pasti. Persiapan tim sudah di atas 90 persen, jadi sebenarnya kami sudah siap,” kata Iksan.
Saat ini, Gresik United terus melakukan latihan rutin untuk menjaga kebugaran pemain dan menjalankan uji coba seminggu sekali.
Tim pelatih juga tetap fokus memantau perkembangan taktik dan kekompakan tim. Iksan tidak memungkiri bahwa ketidakjelasan jadwal ini sedikit banyak turut memengaruhi ritme persiapan tim.
Manajemen Gresik United mengaku masih menunggu surat resmi dan undangan dari operator Liga 3. Hingga kini, belum ada informasi mengenai tanggal kickoff, format kompetisi, maupun teknis pelaksanaan.
“Belum ada kapan mulai, belum ada undangan resmi. Semua tim pasti juga menunggu kepastian,” jelasnya.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Gresik United memilih untuk tetap tenang dan mempertahankan atmosfer kompetitif di dalam skuad. Harapannya, kondisi tim tetap prima dan siap bertarung ketika kompetisi mendadak dimulai.
Menariknya, meskipun berlaga di kasta ketiga, minat sponsor terhadap Gresik United musim ini justru menunjukkan peningkatan positif dibandingkan musim sebelumnya saat klub masih berlaga di Liga 2.
“Untuk sponsor, kemungkinan ada perubahan. Dibanding Liga 2 kemarin, musim ini lumayan yang sudah masuk,” imbuh Iksan.
UnitedBaca Juga: Lini Belakang Makin Solid, Gresik United Resmi Ikat Kontrak Bek Tangguh Asal NTT Robertino Rigyaldo
Hal ini membuktikan bahwa Gresik United masih memiliki daya tarik komersial yang kuat, ditopang oleh dukungan suporter fanatik dan basis massa yang besar. Manajemen Gresik United pun menegaskan ambisi besar untuk segera kembali bersaing di level kompetisi yang lebih tinggi. (jar/han)
Editor : Hany Akasah