Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Baru Seumur Jagung Diperbaiki, Aspal Jembatan di Sidoarjo Sudah Berlubang dan Mencelakai Pengguna Jalan

Hany Akasah • Jumat, 13 Februari 2026 | 16:07 WIB
BERLUBANG: Kerusakan terlihat jelas pada permukaan aspal di Jalan Trosobo yang amblas, berlubang dalam, dan bergelombang, terutama di jalur cepat.
BERLUBANG: Kerusakan terlihat jelas pada permukaan aspal di Jalan Trosobo yang amblas, berlubang dalam, dan bergelombang, terutama di jalur cepat.

RADAR GRESIK - Belum lama diperbaiki, aspal Jembatan Jalan Raya Trosobo Sidoarjo malah rusak dan mengakibatkan banyak kecelakaan. Proyek pelebaran jembatan di Kecamatan Taman yang semula diharapkan memperlancar arus lalu lintas justru berubah menjadi titik rawan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan terlihat jelas pada permukaan aspal yang amblas, berlubang dalam, dan bergelombang, terutama di jalur cepat. Kondisi ini membuat banyak pengendara, khususnya pengendara sepeda motor, kehilangan keseimbangan saat melintas. Pada malam hari, risiko kecelakaan semakin tinggi karena lubang jalan sulit terlihat.

Warga setempat menyebut kecelakaan di lokasi tersebut terjadi berulang kali. Ani, salah satu warga, mengungkapkan bahwa dalam waktu lima jam pada Rabu (11/2), telah terjadi tiga insiden kecelakaan. Salah satu kejadian terparah terjadi saat pengendara terperosok ke lubang, terjatuh, lalu tertabrak kendaraan lain yang langsung melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut, Umar Sobirin (50), warga Prambon, mengalami cedera kepala berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa ini semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai tidak layak dilalui, meski baru saja selesai diperbaiki.

Sorotan publik pun mengarah pada kontraktor pelaksana, PT Barokah Abadi. Meski sempat dilakukan perbaikan, kerusakan kembali muncul di titik yang sama dalam waktu singkat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air telah melayangkan surat teguran resmi agar kontraktor segera melakukan perbaikan permanen dalam waktu 1x24 jam.

Sementara itu, pihak kepolisian menilai metode tambal sulam tidak akan menyelesaikan persoalan secara jangka panjang. Warga berharap perbaikan dilakukan dengan kualitas maksimal dan pengawasan lebih ketat, agar aspal Jembatan Jalan Raya Trosobo Sidoarjo yang rusak tidak lagi mengakibatkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Editor : Hany Akasah
#proyek bermasalah #taman Sidoarjo #infrastruktur Sidoarjo