RADAR GRESIK - Kekhawatiran akan tren peningkatan penyakit kronis di Kabupaten Gresik mendorong berbagai pihak untuk mengambil langkah proaktif.
Salah satunya dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan menyediakan pemeriksaan pap smear gratis.
Inisiatif ini bertujuan untuk menekan angka penyakit kronis seperti diabetes (kencing manis), hipertensi (darah tinggi), dan penyakit jantung yang menunjukkan kecenderungan meningkat di wilayah Gresik, sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien yang telah terdiagnosis.
Penanggung jawab Klinik Annahdlah Dukun Gresik, Jhouharotul Faradisah, mengungkapkan keprihatinannya mengenai tren peningkatan penyakit kronis di Gresik.
"Kami melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit kronis di Gresik. Program Prolanis ini krusial untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, mencegah komplikasi lebih lanjut, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, dan pada akhirnya mengurangi beban biaya kesehatan yang semakin meningkat akibat penyakit kronis," ujarnya.
Selain fokus pada penyakit kronis umum, klinik juga memberikan perhatian khusus pada pencegahan kanker serviks, salah satu ancaman kesehatan serius bagi wanita di Gresik.
"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk kesehatan masyarakat Gresik, kami juga menyediakan pemeriksaan pap smear gratis. Ini adalah langkah penting dalam deteksi dini kanker serviks, yang jika terdeteksi lebih awal memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang jauh lebih tinggi. Kami berharap semakin banyak wanita di Gresik memanfaatkan kesempatan ini," tegasnya.
Data terkini menunjukkan adanya indikasi peningkatan kasus penyakit kronis di Gresik, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti gaya hidup, pola makan, dan kurangnya aktivitas fisik.
Para pasien yang mengikuti program Prolanis juga mendapatkan pendampingan dan informasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, termasuk diet seimbang dan aktivitas fisik yang teratur.
Selain itu, imbauan kepada pasien untuk mengonsumsi obat secara teratur dan melakukan kontrol rutin ke dokter terus ditekankan.
"Kepatuhan terhadap pengobatan dan pemantauan rutin adalah kunci keberhasilan pengelolaan penyakit kronis. Kami terus mengedukasi pasien di Gresik tentang pentingnya hal ini untuk mencegah komplikasi yang lebih serius," pungkas Jhouharotul Faradisah. (jar/han)
Editor : Hany Akasah