RADAR GRESIK – Cara unik dan penuh semangat kebangsaan ditunjukkan oleh ratusan nelayan di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para nelayan membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 45 meter di kawasan muara Bengawan Solo.
Aksi yang berlangsung di area tempat pencarian nafkah utama nelayan tersebut diawali dengan konvoi ratusan perahu hias. Berhiaskan pernak-pernik merah putih, iring-iringan perahu bertolak dari Dermaga Kalingapuri menuju ke tengah muara Sungai Bengawan Solo.
Baca Juga: Angkat Kembali Cerita Kuliner dan Budaya, Gus Yani Buka Festival Menjadi Gresik di Kampung Kemasan
Setibanya di titik lokasi, bendera berukuran panjang 45 meter dan lebar 1 meter tersebut dibentangkan secara bersama-sama di atas deretan perahu nelayan. Setelah bendera terbentang sempurna, seluruh peserta dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya layaknya prosesi upacara bendera di daratan.
Salah satu warga Pangkahkulon, Abdul Latif, menjelaskan bahwa ukuran panjang bendera memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa.
"Pemilihan panjang 45 meter ini menjadi penanda bahwa bangsa Indonesia meraih kemerdekaannya pada tahun 1945. Kami mengambil simbolis tahun kemerdekaan tersebut," ujar Abdul Latif.
Latif berharap tradisi karnaval laut ini dapat terus digelar setiap tahun dengan skala yang lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta.
"Semoga pengibaran bendera bersama ini bisa membuat antar nelayan semakin guyub, rukun, dan solid. Jadi dampaknya bukan hanya memupuk nasionalisme, tetapi juga mempererat kebersamaan," imbuhnya.
Antusiasme serupa diungkapkan oleh anggota Rukun Nelayan Pangkahkulon, Nuril Anwar. Ia mengaku bangga dapat ambil bagian dalam aksi pengibaran bendera di atas perairan Bengawan Solo tersebut. Menurutnya, momentum perayaan kemerdekaan menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi sesama profesi.
Baca Juga: Transformasi Danantara Mengakselerasi Kinerja SIG, Laba Semester I 2026 Melonjak 408,9 Persen
"Kegiatan ini tidak hanya mengingatkan kami para nelayan akan pentingnya rasa nasionalisme, tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan serta kesolidan antar nelayan di Pangkahkulon," tutur Nuril.
Aksi pembentangan Merah Putih di muara Bengawan Solo ini menjadi bukti nyata bahwa gelora semangat kemerdekaan terpancar kuat dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pejuang laut di pesisir utara Kabupaten Gresik. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik