Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Obral Diskon PBB-P2, BPHTB, dan Bebaskan Denda Pajak Daerah

H
Penulis: Hany Akasah❯
Sambut Bulan Kemerdekaan, Pemkab Gresik menghadirkan insentif khusus buat Warga Gresik. (Foto ; Ist/Radar Gresik)
Sambut Bulan Kemerdekaan, Pemkab Gresik menghadirkan insentif khusus buat Warga Gresik. (Foto ; Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerbitkan kebijakan insentif fiskal berupa diskon hingga pembebasan sanksi administratif (denda) atas penunggakan pajak daerah mulai Senin (17/8/2026).

Program ini digulirkan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus langkah strategis untuk memperkuat tingkat kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Gresik.

Adapun rincian paket keringanan pajak daerah yang disiapkan Pemkab Gresik meliputi diskon PBB-P2 20 persen berlaku untuk ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) senilai Rp0 hingga Rp1 juta. Program ini berlangsung mulai 17 Agustus hingga 17 September 2026.

Ada juga diskon BPHTB 50 persen berlaku untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus perolehan hak karena waris serta hibah dari orang tua kepada anak. Masa berlaku mulai 17 Agustus hingga 16 Oktober 2026.

Serta bebas sanksi administratif (denda) dengan pembebasan denda atas keterlambatan seluruh jenis tunggakan pajak daerah, berlaku mulai 17 Agustus hingga 17 September 2026.

Advertisement

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa stimulan ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah dalam memberikan kepastian serta kemudahan layanan bagi warga.

“Momentum Kemerdekaan RI ini kami manfaatkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Kami berharap keringanan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar kewajiban perpajakan bisa terselesaikan dengan lebih ringan,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut, Senin (17/8/2026).

Gus Yani menekankan pentingnya kontribusi pajak daerah sebagai modal utama penopang roda pembangunan infrastruktur serta peningkatan mutu pelayanan publik di Kabupaten Gresik.

“Pajak yang disetorkan masyarakat akan kembali lagi ke masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Oleh karena itu, membayar pajak bukan sekadar kewajiban formal, melainkan wujud gotong royong bersama membangun Gresik,” terangnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak menunda-nunda pembayaran dan mengoptimalkan periode pembebasan denda serta pemotongan tarif ini sebelum masa berlaku berakhir.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, SDIT Al Ibrah Gresik Hadirkan Veteran Perjuangan dan Tanamkan Jiwa Rabbani

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, SDIT Al Ibrah Gresik Hadirkan Veteran Perjuangan dan Tanamkan Jiwa Rabbani

RADAR GRESIK – Suasana khidmat dan haru menyelimuti halaman SDIT Al Ibrah Gresik saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara bendera yang diikuti seluruh jaj

Motor vs Dump Truck Adu Banteng di Tambak Beras Cerme Gresik, Pengendara Asal Betiting Meninggal Dunia

Motor vs Dump Truck Adu Banteng di Tambak Beras Cerme Gresik, Pengendara Asal Betiting Meninggal Dunia

RADAR GRESIK – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan dump truck terjadi di Jalan Raya Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat insiden adu banten

Tanggapi Keluhan Warga, DPRD Gresik Apresiasi Gerak Cepat Tim URC DPUTR Perbaiki Jalan di Ujungpangkah

Tanggapi Keluhan Warga, DPRD Gresik Apresiasi Gerak Cepat Tim URC DPUTR Perbaiki Jalan di Ujungpangkah

RADAR GRESIK – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan utara Gresik. Penanganan dan pelapisa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer