Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dituduh Peras Warga Terduga Judol, Dua Oknum Polisi Nyaris Babak Belur Dikepung Massa di Panceng Gresik

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
BERKUMPUL : Ratusan warga saat berkumpul di Balai Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik usai dua oknum polisi terebut diamankan pihak berwajib dari amukan masa. (Foto : Ist/Radar Gresik)
BERKUMPUL : Ratusan warga saat berkumpul di Balai Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik usai dua oknum polisi terebut diamankan pihak berwajib dari amukan masa. (Foto : Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Dua oknum anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Duduksampeyan nyaris menjadi sasaran amuk massa di Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Warga yang tersulut emosi mengepung kedua oknum tersebut lantaran diduga melakukan aksi pemerasan terhadap warga setempat dengan tuduhan terlibat jaringan judi online (judol).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat kedua oknum polisi berinisial P dan D mendatangi rumah tiga pemuda di Desa Petung yang dituding terlibat jaringan judi slot. Dalam penanganan tersebut, ketiga pemuda diduga dimintai uang damai yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah per orang.

Aksi tersebut berlanjut pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kedua oknum polisi itu kembali mendatangi rumah warga lain di desa setempat untuk meminta uang tambahan dengan modus serupa. Tanpa mereka sadari, gerak-gerik keduanya telah dipantau oleh warga yang curiga.

Salah seorang warga Desa Petung berinisial HZ mengungkapkan, warga yang sudah saling berkoordinasi langsung mengawasi langkah kedua oknum aparat tersebut.

Advertisement

“Awalnya ada tiga warga yang didatangi dan dituding jaringan judol, lalu masing-masing dimintai uang damai. Tadi malam dua oknum polisi itu datang lagi ke rumah warga lain untuk meminta uang tambahan. Warga yang sudah kompak akhirnya diam-diam mengikuti mereka,” ujar HZ.

Guna menghindari kegaduhan di rumah pemukiman, pihak keluarga korban kemudian mengajak kedua oknum polisi tersebut melakukan mediasi di Balai Desa Petung.

Namun, setibanya di lokasi, ratusan warga yang emosional langsung menyemut dan mengepung area balai desa. Beruntung, personel kepolisian bergegas tiba di lokasi untuk melerai serta mengamankan kedua oknum dari amuk massa.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan dua anggotanya dalam aksi pemerasan tersebut, Kapolsek Duduksampeyan AKP Bakri tidak memberikan penjelasan rinci.

"Ke Humas Polres Gresik saja, Mas," ujar AKP Bakri singkat.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

DPRD Gresik Apresiasi Diskon Pajak Kemerdekaan, Dinilai Efektif Dongkrak Potensi PAD

DPRD Gresik Apresiasi Diskon Pajak Kemerdekaan, Dinilai Efektif Dongkrak Potensi PAD

RADAR GRESIK – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang memberikan diskon tarif dan pembebasan denda pajak daerah pada momentum HUT ke-81 RI mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) K

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Obral Diskon PBB-P2, BPHTB, dan Bebaskan Denda Pajak Daerah

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Obral Diskon PBB-P2, BPHTB, dan Bebaskan Denda Pajak Daerah

RADAR GRESIK – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerbitkan kebijakan insentif fiskal berupa diskon hingga pembebasan sanksi administratif (d

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, SDIT Al Ibrah Gresik Hadirkan Veteran Perjuangan dan Tanamkan Jiwa Rabbani

Gelar Upacara HUT ke-81 RI, SDIT Al Ibrah Gresik Hadirkan Veteran Perjuangan dan Tanamkan Jiwa Rabbani

RADAR GRESIK – Suasana khidmat dan haru menyelimuti halaman SDIT Al Ibrah Gresik saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara bendera yang diikuti seluruh jaj

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer