Garangan 17 Farm Sukses Gerakkan Kemandirian Ekonomi Lewat Sektor Peternakan Kambing Kurban di Gresik
Yudhi Dwi Anggoro• Minggu, 24 Mei 2026 | 13:14 WIB
komunitas Garangan 17 Farm sibuk melayani pembeli dan menimbang bobot kambing kurban dengan ramah.RADAR GRESIK – Menjelang Hari Raya Iduladha, suasana di sepanjang Jalan Raya Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, tampak lebih ramai dari biasanya. Deretan kandang hewan kurban berdiri di tepi jalan, disertai aroma jerami dan suara embikan kambing yang menyambut para pengendara melintas.Di tengah hiruk pikuk penjualan hewan kurban itu, terdapat pemandangan yang menarik perhatian warga. Sejumlah pria berpakaian santai terlihat sibuk melayani calon pembeli, memeriksa kondisi kambing, hingga menimbang bobot hewan kurban.
Baca Juga: Sidak Lapak Kurban di PPS, Dispertan Gresik Terjunkan Paskurbanqu dan Buka Layanan Kesehatan GratisTak banyak yang mengetahui, para pedagang hewan kurban tersebut merupakan anggota komunitas Garangan 17 Farm.Salah satunya adalah Sugeng Taufan, yang telah menekuni usaha peternakan kambing selama tiga tahun. Ia memiliki dua kandang ternak yang berada di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik dan di wilayah Kabupaten Lamongan.“Kalau berjualan hewan kurban baru tahun ini. Kalau beternak kambing sudah tiga tahun,” ujar Taufan, Kamis (20/5).Pria berambut gondrong itu menuturkan, Garangan 17 Farm dibentuk sebagai wadah usaha peternakan sekaligus penjualan hewan kurban menjelang Iduladha. Nama Garangan 17 yang identik dengan ketangguhan di lapangan tugas, kini hadir dengan wajah berbeda sebagai peternak dan pedagang kambing kurban.
Jika biasanya mereka bertugas menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, kini para anggota komunitas tersebut justru telaten memberi makan kambing, membersihkan kandang, hingga melayani pembeli dengan ramah.“Baru tahun ini kami merintis usaha dagang hewan kurban. Selain mencari rezeki, kami juga ingin berburu keberkahan menyambut Hari Raya Iduladha,” tuturnya.Menurut Taufan, usaha penjualan hewan kurban yang mereka jalankan bukan sekadar mencari keuntungan musiman. Mereka juga ingin ikut mendukung sektor peternakan dan ketahanan pangan masyarakat.Baca Juga: Menjelang Iduladha 1447 H, Kunjungan Peziarah di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Merosot DrastisIa menilai kebutuhan hewan kurban yang terus meningkat setiap tahun menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Selain itu, sektor peternakan juga memiliki prospek jangka panjang apabila dikelola dengan serius.“Banyak masyarakat yang ingin berkurban, dan kami melihat ini sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, peternakan juga bisa menjadi usaha yang mempunyai prospek jangka panjang,” katanya.Di lapak sederhana tersebut, kambing berbagai ukuran berjajar rapi. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, menyesuaikan jenis dan bobot hewan. Meski baru merintis usaha penjualan hewan kurban, Garangan 17 Farm berupaya menjaga kepercayaan pembeli dengan memastikan kondisi hewan sehat dan memenuhi syariat kurban.
“Harganya beragam tergantung ukuran. Kami pastikan harganya murah dan sangat terjangkau,” jelas Taufan.Kehadiran Garangan 17 Farm menjadi warna tersendiri di tengah ramainya penjualan hewan kurban di Gresik. Terdapat semangat kemandirian dan pengabdian kepada masyarakat yang diwujudkan melalui usaha peternakan.Bukan hanya soal meraup keuntungan menjelang Iduladha, tetapi juga menjadi cara untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui usaha peternakan dan penjualan hewan kurban dan sebagai wujud membantu ketahanan pangan dibidang peternakan.(yud/han) Editor : Hany Akasah