RADAR GRESIK – Pemerintah Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, kembali menggelar tradisi tahunan Haul Desa yang dirangkaikan dengan pengajian umum serta Sedekah Bumi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Haul Desa Banyuwangi tahun 2026 ini dikhususkan untuk mendoakan dan mengenang tokoh-tokoh pendiri desa, yakni Mbah Buyut Dasmi, Mbah Buyut Singgih, dan Mbah Buyut Singopati. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai sejarah dan spiritualitas desa tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Cegah Insiden, Jemaah Haji Gresik Dilarang City Tour Sebelum Puncak Armuza
Ketua Panitia, Farid Ma'ruf, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bergotong-royong menyukseskan acara ini.
"Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dana, tenaga, dan pikiran dari masyarakat. Ini menjadi salah satu kegiatan terbesar yang bisa kami selenggarakan," ujar Farid.
Ia berharap pengajian ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kedamaian warga.
"Harapan kami pengajian majelis ini bisa membawa kerukunan dan persatuan. Semoga kerukunan ini bisa berjalan seterusnya, tidak ada gonjang-ganjing," imbuhnya.
Baca Juga: Hantam Truk Parkir, Pengendara Motor Meninggal di Jalur Duduksampeyan Gresik
Sekretaris Desa Banyuwangi, M. Shobirin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah desa untuk melestarikan kearifan lokal.
"Ini adalah bentuk tradisi dan budaya kita. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat silaturahmi agar masyarakat tetap guyub dan rukun. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga,” ucap Shobirin.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Gus Gendeng, yang menekankan pentingnya memperbaiki kualitas diri dari dalam. Dalam pesannya, ia mengingatkan jemaah bahwa kebersihan hati jauh lebih utama daripada sekadar penampilan lahiriah.
Baca Juga: Wujudkan Iklim Investasi Aman, KEK JIIPE Gresik Kini Dilengkapi Kantor Kepolisian Khusus
"Yang penting itu isi hati, bukan hanya tampilan luar. Percuma terlihat baik jika hatinya tidak. Kita harus belajar menenangkan diri dan menjaga hati,” pungkasnya menutup rangkaian acara. (jar/han)
Editor : Hany Akasah