RADAR GRESIK – Momentum libur panjang sekolah yang berbarengan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 membawa berkah tersendiri bagi wisata religi di Kabupaten Gresik.
Ribuan peziarah dari berbagai penjuru tanah air tampak memadati kawasan makam dua wali kutub, yakni Sunan Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kedatangan jamaah terus mengalir sejak pagi hingga malam hari. Para peziarah tidak hanya datang dari wilayah Pulau Jawa, tetapi juga dari luar pulau seperti Sumatera, Bali, hingga Lombok.
Pegawai Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Abdul Wahhab, mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah pengunjung sudah mulai terasa signifikan sejak memasuki pekan liburan.
"Peziarah sangat ramai mulai menjelang libur Natal hingga saat ini. Rata-rata kunjungan mencapai hampir 10.000 orang per hari. Jumlah ini melonjak drastis jika dibandingkan dengan hari-hari biasa," ujar Abdul Wahhab, Jumat (26/12).
Pihak yayasan berharap tingginya antusiasme peziarah ini membawa dampak domino terhadap kesejahteraan warga sekitar.
"Harapan kami, lonjakan ini memberi dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama bagi sektor UMKM dan pedagang di sekitar lokasi makam," imbuhnya.
Salah satu peziarah asal Lampung Timur, Ahmad, mengaku sengaja memboyong keluarganya untuk melakukan tur religi ke makam Wali Songo, termasuk singgah di Gresik sebelum melanjutkan perjalanan ke Madura.
Bagi Ahmad, ziarah ini bukan sekadar ibadah, melainkan sarana edukasi bagi anak-anaknya.
"Tujuannya agar anak-anak mengenal langsung tempat para Wali Songo, penyebar agama Islam di nusantara. Kami ingin mereka belajar sejarah singkatnya agar bisa meneladani perjuangan para wali dalam kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.
Ia juga berharap perjalanan ini membawa keberkahan spiritual bagi keluarganya.
"Semoga hidup menjadi berkah, rezeki lancar, dan anak-anak semakin rajin belajar setelah melihat langsung jejak sejarah para kekasih Allah ini," pungkas Ahmad.
Hingga berita ini diturunkan, kantong-kantong parkir bus pariwisata di sekitar kawasan wisata religi Gresik tampak penuh. Pihak pengelola terus mengimbau jamaah untuk tetap tertib dan menjaga kebersihan area makam demi kenyamanan bersama. (jar/han)
Editor : Hany Akasah