RADAR GRESIK - Dalam rangka mendukung penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pemajuan Kebudayaan, sebuah kegiatan sarasehan bertajuk "Sarasehan Menuju Perbup Pemajuan Kebudayaan" diselenggarakan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada hari Jumat (25/04).
Sarasehan ini mengusung tema sentral “Peran Pokdarwis dalam Pengembangan Wisata Budaya”, dengan tujuan utama untuk menjaring aspirasi, pemikiran, serta mendorong kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, terutama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dalam upaya memajukan sektor budaya dan pariwisata di tingkat lokal.
Acara ini menjadi platform diskusi interaktif yang mempertemukan pemerintah daerah, para pelaku budaya, dan masyarakat luas, dengan harapan dapat membangun landasan kebijakan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Gali Potensi Desa Budaya, Disparekrafbudpora Gresik Dorong Ekonomi Kreatif Lokal
Anis Nurul Aini, perwakilan dari kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, menyampaikan bahwa peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mengembangkan wisata budaya diharapkan mampu mengidentifikasi serta mengembangkan potensi budaya di daerahnya, seperti tradisi kesenian dan sejarah. Lebih lanjut, Pokdarwis juga dapat membantu mengelola destinasi budaya melalui promosi dan pemeliharaan.
Tidak hanya itu, Anis Nurul Aini juga menambahkan bahwa Pokdarwis diharapkan dapat mengembangkan kerja sama kebudayaan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, maupun organisasi lainnya.
Baca Juga: Pemkab Gresik Rampungkan Peta Budaya, Basis Data Komprehensif untuk Pelestarian Warisan
Selain itu, Imam Wahyu, narasumber dalam acara sarasehan tersebut, menyampaikan bahwa Pokdarwis memiliki peran sebagai penjaga nilai-nilai budaya yang kekal, seperti melestarikan bahasa daerah, tradisi, seni musik, dan upacara adat.
Lebih lanjut, Imam Wahyu menambahkan bahwa Pokdarwis dapat berperan sebagai pemandu wisata budaya atau narasumber yang menjelaskan makna budaya kepada para wisatawan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya lokal, khususnya di Kabupaten Gresik.
Dengan semangat kolaborasi, sarasehan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong potensi budaya daerah sebagai pilar pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan wisata berbasis kearifan lokal. (mil/lid/han)
Editor : Hany Akasah