Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bentengan, Permainan Tradisional Gresik yang Penuh Makna dan Nilai Luhur Sejak Zaman Sunan Giri

Hany Akasah • Kamis, 25 April 2024 | 21:22 WIB
MENGAJARKAN PERMAINAN BENTENGAN KEPADA GENERASI MUDA : Permainan bentengan dapat diajarkan di sekolah, komunitas, atau keluarga.
MENGAJARKAN PERMAINAN BENTENGAN KEPADA GENERASI MUDA : Permainan bentengan dapat diajarkan di sekolah, komunitas, atau keluarga.

RADAR GRESIK - Permainan bentengan, yang telah digemari anak-anak sejak zaman Sunan Giri, masih eksis hingga saat ini di Kota Gresik. Lebih dari sekadar hiburan, permainan ini sarat makna dan nilai luhur yang dapat dipelajari oleh para pemainnya.

Kata "bentengan" berasal dari kata "mben-teng" yang berarti pertahanan. Permainan ini dimainkan oleh dua regu dengan jumlah pemain genap, minimal empat orang dan maksimal sepuluh orang.

Regu-regu ini dibentuk melalui cara unik, yaitu dengan menyanyikan lagu dan menepukkan tangan. Posisi telapak tangan saat lagu berhenti menentukan tim mana yang akan menjadi regu lawan.

Baca Juga: Tembang Dolanan Sunan Giri Gresik, Memahami Makna di Balik Melodi

Permainan bentengan melatih kelincahan dan kecepatan berlari para pemainnya. Ketika anggota regu tersentuh oleh lawan, mereka "dipenjara" di area lawan. Kemenangan diraih oleh regu yang masih memiliki anggota tersisa.

Seperti yang disampaikan oleh Loemaksono, Lurah Pekauman Gresik, benteng dalam permainan ini diibaratkan sebagai tempat menimba ilmu. Ketika anggota regu keluar dari benteng, mereka ibarat kehilangan pegangan atau arahan. Di sinilah peran regu lain untuk "mengembalikan" mereka ke benteng, yaitu dengan mengingatkan mereka untuk kembali ke jalan yang benar, seperti agama, sekolah, atau keluarga.

“Benteng diibaratkan sebagai tempat menimba ilmu. Jika salah satu anggota dari regu keluar, maka orang itu tidak memiliki pegangan lagi.” Ucap Loemaksono

Baca Juga: Dolanan Tradisional Saragendem dari Gresik, Latih Kepekaan dan Rasa Percaya Diri Anak

Dengan bermain dolanan ini, para orang tua tidak perlu khawatir dengan dampaknya. Karena banyak sekali dampak positif atau manfaatnya, salah satunya yaitu untuk melatih keprajuritan atau kemiliteran sejak dini.

Banyak nilai filsafat yang juga dapat kita ambil dalam permainan bentengan ini, yaitu kita dituntut untuk teguh pendirian, agama, serta tidak mudah berpengaruh oleh pendapat maupun perilaku orang lain. (sha/ Han)

Editor : Hany Akasah
#bentengan #gresik #sunan giri #Regu #Tradisional