Manyar – Komitmen PT Petro Oxo Nusantara (PT PON) dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Pelatihan Mitra Binaan Tahun 2026 yang digelar pada Senin (8/6).
Program yang telah berjalan secara berkelanjutan sejak 2023 tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. Tahun ini, sebanyak 16 mitra binaan mengikuti rangkaian pembinaan dan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi serta memperluas wawasan pelaku UMKM terhadap perkembangan dunia usaha dan strategi pemasaran terkini.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Operasi PT Petro Oxo Nusantara, Djatmiko Darmo Saputro. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan pelaku UMKM sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah.
“Melalui kerja sama dan pelatihan ini, kami berharap para mitra binaan dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing usahanya, serta mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada di tengah perkembangan dunia bisnis yang semakin dinamis,” ujarnya.
Menurut Djatmiko, keberhasilan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami ingin program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para pelaku UMKM. Ketika usaha mereka tumbuh dan berkembang, maka dampak positifnya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi yang mendukung pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas manajemen bisnis hingga pemahaman mengenai tren pemasaran yang terus berkembang di era digital.
PT Petro Oxo Nusantara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah sekitar.
Editor : Cak Fir