RADAR GRESIK - PT Petro Oxo Nusantara (PON) memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui penyaluran beasiswa pendidikan nonformal Kejar Paket B dan C dalam kerangka Program PINTAS (Pendidikan Tuntas untuk Semua).
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Tlogopojok pada Kamis, (30/04), sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam mendukung akses pendidikan inklusif di wilayah operasionalnya.
Program tersebut menyasar masyarakat lintas usia yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Sebelumnya, inisiatif serupa telah diimplementasikan di Kelurahan Lumpur pada 2023, menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan intervensi sosial berbasis pendidikan.
Dalam pelaksanaan tahun ini, Program PINTAS mengakomodasi delapan warga Kelurahan Tlogopojok, terdiri atas dua penerima beasiswa Paket B yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan enam penerima Paket C yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Program Kejar Paket sebagai bagian dari sistem pendidikan nonformal nasional dinilai strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan yang fleksibel dan adaptif.
Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara, Jaya Martapa, menegaskan pendidikan merupakan instrumen fundamental dalam mendorong mobilitas sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Program PINTAS kami rancang sebagai intervensi berkelanjutan yang tidak hanya menyasar individu penerima manfaat, tetapi juga menciptakan efek multiplikasi bagi lingkungan sosialnya. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun kemandirian dan daya saing masyarakat,” ujarnya.
Program ini sekaligus merepresentasikan pendekatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Melalui fasilitasi pendidikan kesetaraan, PT Petro Oxo Nusantara berupaya mengurangi disparitas akses pendidikan, memperluas peluang kerja, serta mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan potensi diri secara produktif.
"Kami meyakini bahwa investasi di sektor pendidikan akan menghasilkan dampak jangka panjang, baik dalam konteks peningkatan kapasitas individu maupun penguatan struktur sosial ekonomi di tingkat lokal.”
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan model intervensi berbasis pendidikan yang terukur dan berdampak, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. (fir)
Editor : Cak Fir