Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Terima Peserta Sesdilu Kemenlu, Gus Yani Bedah Strategi Diplomasi Ekonomi dan Keunggulan KEK Gresik

Hany Akasah • Jumat, 17 April 2026 | 09:21 WIB
Giat : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan pemaparan kepada peserta Sesdilu Kemenlu mengenai ekosistem industri dan investasi di Kabupaten Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Giat : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan pemaparan kepada peserta Sesdilu Kemenlu mengenai ekosistem industri dan investasi di Kabupaten Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi lokus studi lapangan bagi peserta Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-80 Kementerian Luar Negeri.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (16/04) di Mustikarasa Cafe ini bertujuan mendalami ekosistem investasi daerah serta penguatan industri berbasis potensi lokal.

Rombongan peserta disambut langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman beserta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi strategis mengenai peran daerah dalam mendukung diplomasi ekonomi nasional.

Baca Juga: Gus Yani Bentuk Tim Teknis Normalisasi, Targetkan Wilayah Selatan Gresik Bebas Banjir

Dalam paparannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan bahwa keberhasilan Gresik menarik investasi global berakar pada perencanaan tata ruang yang tepat. Sejarah Gresik sebagai kota pelabuhan kini bertransformasi menjadi pusat industri dan logistik modern yang terintegrasi.

“Gresik membangun kekuatan dimulai dari tata ruang. Keunggulan utama kita adalah integrasi kawasan industri dengan pelabuhan berskala besar. Kapal besar bisa langsung sandar, bahan baku masuk dengan mudah, dan produk bisa langsung diekspor. Efisiensi logistik inilah yang dicari industri besar,” tegas Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.

Kehadiran kawasan besar seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Kawasan Industri Gresik (KIG), dan Maspion menjadikan Gresik sebagai simpul utama rantai pasok di Jawa Timur.

Baca Juga: Sinergi Proyek PSEL, Gus Yani Terima Kunjungan Pak Yes di TPA Ngipik Gresik

Apalagi dengan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pemerintah memberikan kepastian melalui berbagai stimulus fiskal seperti tax holiday untuk menarik minat investor global.

Strategi tersebut terbukti membuahkan hasil signifikan. Dalam enam tahun terakhir, Gresik menyumbang realisasi investasi sebesar Rp 29,4 triliun atau 18,89% dari total investasi Jawa Timur.

Sektor ekonomi pun menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 4,91% pada tahun 2025. Hal ini berdampak langsung pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 8,21% di tahun 2020 menjadi 5,47% di tahun 2025.

Baca Juga: Gus Yani Sambut Gubernur Samarkand, Perkuat Sanad Sejarah Maulana Malik Ibrahim hingga Uzbekistan

Meski infrastruktur telah mumpuni, Gus Yani mengingatkan bahwa keberlanjutan ekonomi bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia mendorong penguatan pendidikan vokasi agar selaras (link and match) dengan kebutuhan industri.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan sekadar tenaga kerja, tapi tenaga kerja terampil. Kami mendorong penyelarasan kurikulum dan sertifikasi kompetensi agar warga Gresik siap menjadi pemain utama di industri sendiri,” ujarnya.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenlu, Khasan Ashari, memberikan apresiasi atas keterbukaan Pemkab Gresik. Menurutnya, pemahaman langsung terhadap dinamika daerah sangat krusial bagi diplomat saat bertugas di luar negeri.

“Fokus kami adalah diplomasi ekonomi. Para diplomat perlu melihat langsung potensi investasi dan industri yang konkret agar saat bertugas di luar negeri, mereka bisa mempromosikan Indonesia, khususnya potensi besar seperti Gresik, dengan lebih meyakinkan,” jelas Khasan.

Baca Juga: KEK Gresik Serap 30 Persen Investasi KEK Nasional, Nilainya Tembus Rp106,3 Triliun

Setelah sesi diskusi dengan jajaran pemkab dan Kadin Gresik, rombongan dijadwalkan meninjau langsung implementasi pelabuhan terintegrasi di JIIPE pada hari berikutnya. Kunjungan ini diharapkan menjadi bekal bagi para peserta Sesdilu untuk membawa potensi ekonomi Gresik ke panggung dunia. (han) 

Editor : Hany Akasah
#Pemkab #gresik #gus yani #KEK #kemenlu