Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Adaptasi Era Digital, SIG Latih 40 Pelaku UMK Gresik Keterampilan Public Speaking dan Pemasaran Online

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 30 September 2025 | 04:29 WIB
PELATIHAN: Peserta pelatihan melakukan uji presentasi produk kepada narasumber dalam praktik business matching dalam rangkaian kegiatan pelatihan public speaking di salah satu hotel.
PELATIHAN: Peserta pelatihan melakukan uji presentasi produk kepada narasumber dalam praktik business matching dalam rangkaian kegiatan pelatihan public speaking di salah satu hotel.

RADAR GRESIK – Pergeseran tren belanja masyarakat ke arah daring menuntut pelaku Usaha Menengah dan Kecil (UMK) untuk lebih kreatif dalam komunikasi dan promosi produk di platform digital.

Merespons kebutuhan ini, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyelenggarakan pelatihan Public Speaking bagi 40 pelaku UMK di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, pada pertengahan September 2025.

Mengusung tema “Enhancing Self Confidence, Strengthening Competitiveness”, program ini merupakan kerja sama antara SIG dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Unit Kembangan Gresik. Pelatihan lanjutan ini bertujuan utama membantu UMK meningkatkan omzet penjualan mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Keempat puluh peserta berasal dari enam Kelurahan/Desa di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, meliputi Kelurahan Singosari, Sidomoro, Gending, serta Desa Sidorukun, Segoromadu, dan Kramat Inggil. Enam UMK di antaranya merupakan hasil kerja sama Program Pembinaan UMK (PUMK) dengan BRI.

Selama dua hari, peserta diberikan materi komprehensif, mulai dari dasar-dasar public speaking untuk mengoptimalkan promosi, teknik pembuatan video promosi, penyusunan profil usaha yang efektif, strategi pemasaran digital dengan optimalisasi e-commerce dan media sosial, hingga praktik business matching untuk melatih strategi komunikasi saat bertemu calon pembeli.

Selain peningkatan keterampilan, SIG juga memfasilitasi dan merekomendasikan akses pembiayaan melalui program PUMK yang bekerja sama dengan BRI. Langkah ini diharapkan dapat mendorong keberlanjutan usaha para UMK dan memastikan pembiayaan tersalurkan tepat sasaran.

Nurhayati (41), pengurus PKK Desa Kembangan yang memproduksi keripik pisang merek Sujaku, menyampaikan apresiasinya. Selama ini, produknya hanya dipasarkan secara tradisional dari mulut ke mulut, arisan, dan grup WhatsApp.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan kami, khususnya strategi promosi melalui media online. Selama ini, kami hanya memasarkan secara tradisional, belum pernah terpikir berjualan secara modern dan efektif,” ujar Nurhayati.

Ia menambahkan, materi public speaking juga membuka pemahaman baru tentang cara menyampaikan pesan dengan percaya diri.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan komitmen perusahaannya mendukung kemajuan UMK sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah dan mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“UMK memiliki peran yang sangat strategis sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, UMK juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Vita.

Ia berharap pendampingan ini membuat UMK lebih mandiri, adaptif, dan inovatif.

Kepala BRI Unit Kembangan Gresik, Rahmaddiansyah Akbar, mengapresiasi inisiatif SIG ini. Sebagai mitra strategis, BRI berkomitmen mendukung pengembangan UMK melalui fasilitas pembiayaan.

“Pelatihan public speaking ini menjadi momentum penting bagi UMK untuk meningkatkan keterampilan komunikasi sekaligus memperkuat daya saing. Kami berharap para pelaku UMK dapat mengoptimalkan kesempatan ini. Ke depan, kami akan terus mendukung agar program seperti ini terus berlanjut,” ujar Rahmaddiansyah Akbar. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#UMK #SIG #Pelatihan #gresik #marketing