RADAR GRESIK – Khas Gresik Hotel merayakan hari jadinya yang ke-9 dengan semangat optimisme tinggi, meskipun industri perhotelan dihadapkan pada tantangan besar, salah satunya akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Mengusung tema “Growing with Greatness”, perayaan ini menjadi momentum penting bagi hotel untuk terus bertumbuh dan berinovasi.
General Manager Khas Gresik Hotel, Medy Hari Swasongko, tidak menampik bahwa tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran di pemerintahan berdampak langsung pada tingkat hunian (okupansi) hotel.
“Target kami turun hampir 40 persen karena kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Namun kami optimis, dengan kebijakan baru ke depan, kondisi akan kembali pulih bahkan bisa melampaui tahun-tahun sebelumnya,” kata Medy.
Untuk menghadapi situasi sulit ini, Khas Gresik Hotel memilih strategi untuk menghadirkan berbagai inovasi dan program menarik, khususnya menyasar klien non-pemerintah.
Medy menjelaskan, pihaknya menggencarkan beragam promo kamar, paket khusus, hingga gathering dengan klien dari sektor swasta dan komunitas, seperti komunitas wedding dari Gresik dan Surabaya.
“Kami juga memperluas pemasaran dan memberikan edukasi, termasuk kepada klien pemerintah yang masih memiliki peluang kerja sama,” ujarnya.
Rangkaian perayaan ulang tahun ke-9 Khas Gresik berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari maulid nabi, istighosah, doa bersama, senam sehat, beauty class, hingga cooking competition.
Puncak acara digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada tamu, kolega, dan seluruh karyawan yang selama ini mendukung perjalanan hotel.
“Dengan tema Growing with Greatness, kami berharap Khas Gresik dapat terus bertumbuh lebih baik, memberikan hasil luar biasa bagi pemilik perusahaan, karyawan, dan tentunya para tamu setia,” imbuh Medy.
Setelah sembilan tahun beroperasi, Khas Gresik Hotel berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman berkesan bagi setiap tamu di masa mendatang. (jar/han)
Editor : Hany Akasah