Kebomas – Kesehatan adalah fondasi utama dalam membangun generasi unggul. Menyadari hal ini, Petrokimia Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan bangsa melalui berbagai inisiatif sosial. Salah satunya adalah program “K3 Goes to School".
Dalam momen peringatan bulan K3 dan Hari Kanker sedunia, PG berfokus pada edukasi kesehatan bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Gresik dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia. Melalui program ini, Petrokimia Gresik ingin menanamkan pentingnya pola hidup sehat sejak dini sebagai langkah preventif dalam mencegah kanker. Kegiatan ini digelar di empat SMK di Gresik, yakni SMK Semen, SMK Negeri 1 Cerme, SMK PGRI, dan SMK Negeri 1 Duduksampeyan.
Para siswa mendapatkan edukasi langsung dari dr. Robitha, dokter dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), tentang bahaya kanker serta langkah-langkah pencegahannya melalui pola hidup sehat.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menegaskan bahwa kesehatan merupakan elemen penting dalam membangun generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
"Kita membangun kesadaran menjaga kesehatan sejak dini kepada pelajar SMK di Gresik, khususnya dalam mencegah kanker. Ketika tubuh kita sehat, kita bisa berpikir lebih inovatif dan agile dalam menghadapi tantangan. Sebaliknya, jika sakit, bahkan untuk beraktivitas sehari-hari saja menjadi sulit," kata Dwi Satriyo.
Dikatakan, Petrokimia Gresik bukan hanya berperan dalam industri pupuk dan agroindustri, tetapi juga turut serta dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Indonesia. Melalui berbagai program sosialnya, perusahaan ini telah memberikan beasiswa, fasilitas magang, serta bantuan pendidikan ke sekolah-sekolah. Kini, dengan program “K3 Goes to School”, Petrokimia Gresik memperluas dampaknya ke sektor kesehatan.
Selain edukasi tentang kanker, dalam kegiatan ini para siswa juga mendapatkan pemahaman tentang profesi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), teknik penanggulangan darurat, hingga pemadaman api. Ilmu ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah maupun di dunia kerja nantinya.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan diri. Inilah bentuk nyata kontribusi Petrokimia Gresik dalam mencetak generasi unggul Indonesia," pungkas Dwi Satriyo.
Sementara itu, dr. Robitha menambahkan kanker adalah penyakit kompleks yang bisa dicegah dengan pola hidup sehat. Dengan menerapkan pola makan seimbang, aktif berolahraga, serta menghindari faktor risiko seperti rokok dan makanan tidak sehat, seseorang dapat menekan risiko terkena kanker.
"Kesadaran ini penting ditanamkan sejak usia muda, agar generasi mendatang lebih peduli terhadap kesehatan mereka," tandasnya.
Editor : Cak Fir