Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Raih Predikat Pelabuhan Sehat, Petrokimia Gresik Terus Dorong Inovasi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Muhammad Firman Syah • Selasa, 17 Desember 2024 | 01:41 WIB
Apresiasi : SVP Pengelolaan Pergudangan dan Pelabuhan PG, I Gusti Bagus Manacika (dua sari kanan) bersama Insan PG menerima penghargaan Pelabuhan Sehat dari Kementerian Kesehatan di Jakarta.
Apresiasi : SVP Pengelolaan Pergudangan dan Pelabuhan PG, I Gusti Bagus Manacika (dua sari kanan) bersama Insan PG menerima penghargaan Pelabuhan Sehat dari Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Kebomas- Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia dan perusahaan solusi agroindustri terkemuka, kembali menorehkan prestasi. Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) miliknya meraih penghargaan "Pelabuhan Sehat" dari Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, kepada Senior Vice President Pengelolaan Pergudangan dan Pelabuhan Petrokimia Gresik, I Gusti Bagus Manacika, di Jakarta.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, keberadaan pelabuhan yang dikelola dengan baik menjadi penopang penting distribusi pupuk ke seluruh pelosok Nusantara, terutama dalam mendukung swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan pelabuhan agar semakin andal, mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus mengimplementasikan konsep pelabuhan berkelanjutan,” kata Dwi Satriyo.

Penilaian "Pelabuhan Sehat" didasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2014, yang mencakup berbagai aspek, seperti kesehatan lingkungan, penataan sarana, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), keselamatan kerja (K3), hingga inovasi berbasis digital.

"Kami telah memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Petro Port, Er-Port, dan WMS untuk mengelola operasional pelabuhan secara modern dan efisien. Pendekatan ini tak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga mendukung daya saing perusahaan," imbuhnya.

Komitmen Petrokimia Gresik terhadap pelestarian lingkungan melalui konsep Green Port juga patut diapresiasi. Inisiatif ini menjadikan pelabuhan lebih ramah lingkungan sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya operasional. Bahkan, pada 2023, konsep ini diganjar penghargaan dari APEC Ports Service Network (APSN), mengukuhkan TUKS Petrokimia Gresik sebagai pelabuhan berkelas dunia.

Dwi Satriyo menegaskan bahwa "Pelabuhan Sehat" bukan sekadar penghargaan, melainkan wujud nyata komitmen Petrokimia Gresik terhadap pengelolaan pelabuhan berkelanjutan. Dengan penghargaan ini, PG semakin membuktikan diri sebagai pionir dalam pengelolaan pelabuhan yang sehat, inovatif, dan berorientasi masa depan.

“Penghargaan ini adalah keniscayaan yang akan terus mendorong kami meningkatkan inovasi dan kontribusi bagi bisnis, lingkungan, dan masyarakat luas,” pungkasnya.

 

Editor : Cak Fir
#Petrokimia Gresik #Port #pelabuhan