RADAR GRESIK-Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melaunching Bus Trans Jatim Koridor IV rute Terminal Bunder Gresik - Pelabuhan Paciran Lamongan. Dan pengoperasian Trans Jatim Luxury, jelang HUT RI ke-79 tahun ini di Alun-alun Kabupaten Lamongan.
Perluasan koridor Trans Jatim ini, sebagai wujud nyata Pemerintah Provinsi Jatim mengimplementasikan Nawa Bhakti Satya keempat, yakni Jatim Akses. Terbukti, smart bus yang sudah beroperasi dua tahun ini telah dimanfaatkan 4,3 juta masyarakat di Jatim. Tentu, ini bukti keberadaannya telah memberikan efisiensi mobilitas masyarakat.
Peresmian ini pun memantik respon anggota DPD RI terpilih dapil Jatim, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., yang memang beberapa kali menunjukkan apresiasi terbuka pada inovasi Dishub Jatim melalui keberadaan bus Trans Jatim.
"Saya memang sangat mengapresiasi bus Trans Jatim. Hal pertama yang sangat mendasar adalah desain bus yang mana body-nya ramping, slim bak peragawati. Jadi kesan modern dan fleksibelnya sangat eye catching. Dan sebelum peluncuran koridor IV yang sekarang ini, saya sudah mengetahui langsung saat berkunjung ke Dishub Jatim, bahwa pak Nyono (Kadishub, red.), sudah banyak bercerita tentang rencana peluncuan bus trans jatim koridor IV ini" ungkap Lia Istifhama.
"Semoga, peluncuran ini diharapkan akan mengurangi jumlah kecelakan pemotor di jalan pantura yang didominasi kendaraan besar," tambahnya.
Senator cantik itu juga mengharapkan geliat ekonomi meningkat seiring dengan beroperasinya bus Trans Jatim Koridor IV Rute Lamongan dan Gresik.
"Semoga dan saya sangat yakin, Insya Allah ini ada multiplier effect ekonomi dan sekaligus meningkatkan modal sosial masyarakat. Karena saya yakin, masyarakat setempat sangat cerdas membaca realitas memanfaatkan peluang meningkatkan perekonomian masyarakat terutama yang wilayahnya digunakan sebagai halte trans jatim. Warga sekitar bisa membuat tempat parkir dan warung kopi yang digunakan untuk penitipan motor dan tempat tunggu penumpang," pungkas Lia Istifhama.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, hadirnya Trans Jatim Koridor I sampai IV mengurai kemacetan, mengurangi angka kecelakaan, dan tentunya membantu masyarakat melakukan mobilitas atau bekerja, menurunkan gas emisi buang atau pemanasan global serta mengurangi volume kendaraan.
Khusus di Koridor IV ini, Adhy menyampaikan bahwa ada 15 armada bus yang disediakan. Nantinya, Bus Trans Jatim ini diharapkan tidak sekadar membantu mobilitas masyarakat saja, melainkan juga ramah dari sisi ekonomi. Karena tarif tiketnya sangat terjangkau.
"Tarif tiket umum Rp5.000 sedangkan pelajar/santri Rp2.500 dapat menikmati Trans Jatim. Menariknya, apabila masih kurang dari 2 jam perpindahan koridor Trans Jatim masih diberlakukan tiket gratis," terang Adhy.
Pj. Gubernur Adhy optimistis Trans Jatim Koridor IV ini selain menumbuhkan sektor ekonomi juga pariwisata di pesisir Lamongan - Gresik. Diketahui, ada wisata religi hingga bahari di sana. Mulai dari kawasan Sunan Drajat Lamongan, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Pantai Delegan dan lain-lain.
Untuk melengkapi itu semua, Adhy menyampaikan bahwa sudah ada inovasi penunjang dalam operasional Trans Jatim yang bisa diunduh melalui Playstore dan Appstore bernama aplikasi TRANSJATIM-AJAIB (Aplikasi Jatim Informasi Bus). Aplikasi tersebut menyediakan berbagai layanan mulai informasi, pencarian lokasi, pembelian tiket, ketersediaan armada bus, info rute serta informasi halte.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut baik launching Bus Trans Jatim Koridor IV ini. Menurutnya, hadirnya Trans Jatim merupakan salah satu upaya Pemprov Jatim menghadirkan pilihan transportasi umum yang ekonomis serta pelayanan maksimal.
Masyarakat Lamongan menyambut baik dan mendukung program provinsi Jawa Timur yang juga sejalan dengan misi Kabupaten Lamongan, yakni mewujudkan infrastruktur yang handal dan berkeadilan," ungkapnya.(han)
Editor : Hany Akasah