AHY Turun Gunung, Sertipikat Masjid Sunan Giri yang Berumur 540 Tahun Tuntas
Muhammad Firman Syah• Sabtu, 6 Juli 2024 | 08:08 WIB
Tuntas : Menteri ATR/ BPN, Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan sertipikat elektronik kepada Ketua PCNU Gresik, KH Mulyadi di Masjid Ainul Yakin Sunan Giri, kemarin.
Kebomas - Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyoni menuntaskan sertipikat alas hak masjid Ainul Yakin di komplek makam wali Sunan Giri. Bahkan menteri yang akrab disapa AHY itu menyelesaikan persoalan tanah wakaf masjid yang telah selama 540 tahun lalu tidak memiliki kepastian hukum.
Penyerahan sertifikat masjid Ainul Yakin Sunan Giri digelar usai AHY melaksanakan Shalat Jumat dan ziarah di makam wali yang populer dengan nama Prabu Satmata. Tidak hanya menyerahkan sertifikat wakaf masjid Ainul Yakin, dalam acara yang sama Menteri AHY juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf untuk Ponpes Darul Ihsan, Musala Baitur Rahman dan tanah wakaf yayasan makam Sunan Giri.
"Masjid Ainul Yakin ini sudab berdiri sejak tahun 1500an. Selama itu statusnya masih belum jelas. Kini setelah dapat sertipikat resmi dari pemerintah status formalnya sudah jelas," kata Menteri AHY.
Dikatakan, pemerintah melalui Kementrian ATR/BPN memberikan perhatian yang besar terhadap legalitas tanah pada lembaga agama atau sarana peribadatan ummat. Hal itu diwujudkan melalui program Gerakan Nasional Sertifikasi Rumah Ibadah dan Pesantren.
Menurut AHY, langkah yang dilakukan ini merupakan wujud kongkrit hadirnya pemerintah dalam rangka mendukung aktivitas beribadah masyarakat. Setelah menyerahkan sertipikat tanah wakaf masjid, AHY berkomitmen akan terus menyisir sarana fasilitas ibadah yang belum jelas status alas haknya.
"Kami akan proaktif membantu para pengurus masjid dan lembaga agama yang ingin mengurus sertipikat. Sehingga dengan telah dikantonginya dokumen sah negara ini akan membuat jamaah yang beribadah semakin tenang dan nyaman serta membawa keberkahan bagi kita semua," tuturnya.
Ditempat yang sama, pengurus Masjid Sunan Giri yang juga Kepala Desa Giri, Khusnul Falach mengaku senang masjid dan tanah di komplek Sunan Giri akhirnya memiliki legalitas yang jelas. Diakuinya, sebagai pejabat desa dia selalu khawatir jika sewaktu-waktu timbul permasalahan tanah di area makam religi.
"Kami mengucapkan rasa syukur kepada mas Menteri AHY yang turun gunung menyerahkan sertipikat ini. Tentu ini akan menambah penyemagat ummat dalam melaksanakan ibadah sekaligus membuat aktivitas keagamaan disini kedepan semakin lancar," kata Khusnul Falach.
Sementara itu dalam kunjungan kerjanya kali ini rencananya menteri AHY juga akan mengunjungi sejumlah wilayah di Gresik salah satunya Desa Kepatihan Kecamatan Menganti pada Sabtu (06/07). Disana AHY akan membagikan langsung sertipikat tanah kepada warga.