Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perbankan Milik Pemprov Jatim Suntik Pendanaan Pengembangan KEK JIIPE Manyar di Gresik

Hany Akasah • Selasa, 14 Mei 2024 | 15:36 WIB
OPTIMISTIS: Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau maket perkembangan kawasan JIIPE, Gresik.
OPTIMISTIS: Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau maket perkembangan kawasan JIIPE, Gresik.

RADAR GRESIK-Pendanaan untuk pengembangan kawasan ekonomo khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Manyar di Kabupaten Gresik terus ditingkatkan.

Pejabat (Pj) Gubernur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono di Gresik meyakini kerja sama antara JIIPE serta perbankan sangat strategis karena PT BKMS adalah perusahaan yang bertanggung jawab dalam melakukan pembangunan fisik dan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE di kabupaten Gresik.

"Kerjasama ini menjadi bentuk nyata dukungan perbankan di Jatim untuk bisa masuk di dalam pendanaan kepada mitra-mitra yang menjadi objek kita di kawasan JIIPE," ujar Adhy Karyono.

Pj Gubernur Adhy berharap dukungan kerja sama nantinya mampu memberikan penguatan terhadap ekosistem di kawasan JIIPE. Selain itu menjadikan Jatim menjadi Provinsi yang paling nyaman untuk berinvestasi.

"Bank Jatim yang sudah memiliki aset Rp103 triliun akan bertambah sebesar Rp150 triliun. Kita berharap kekuatan ini bisa menguatkan ekosistem di kawasan JIIPE. Mudah-mudahan investasinya semakin meningkat dan menjadi yang paling nyaman di Jatim," katanya.

Pj Gubernur Adhy menyatakan MoU di antara kedua belah pihak diharapkan mampu berkontribusi merealisasikan target investasi sebesar 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 100 triliun lebih dalam kurun waktu lima tahun yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu juga diharapkan melalui kerja sama ini mampu merealisasikan target penyerapan tenaga kerja di kawasan JIIPE. Dalam waktu 15 tahun sejak tahun 2021 ditargetkan bisa menyerap 200 ribu orang tenaga kerja.

"Saya yakin target itu bisa tercapai. Oleh karena itu saya beserta jajaran menjaga agar investasi di Jatim tetap berjalan dengan baik dan memenuhi target yang telah ditetapkan bersama. untuk mencapai target tersebut tidak mudah. Ini menjadi tugas bersama, sehingga perlu kerja keras, kekompakan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan," tuturnya. (ant/han)

Editor : Hany Akasah
#pengembangan #jatim #gresik #bank jatim #JIIPE #Investasi