Muhammad Firman Syah• Senin, 29 April 2024 | 05:45 WIB
Tinjau Progres : Kepala Kanwil DJBC Jatim I, Untung Basuki (kiri) didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Wahjudi Ardijanto meninjau progres pembangunan Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC) Gresik.
Kota- Seiring dengan meningkatnya geliat bisnis di Kabupaten Gresik membuat aktivitas ekspor impor di kota wali mengalami pertumbuhan. Namun sayangnya hal tersebut masih belum didukung oleh sarana identifikasi dan pengujian barang khususnya produk Crude Palm Oil dan produk turunannya yang mumpuni.
Alhasil para pengguna jasa atau pelaku industri di Gresik tidak jarang melakukan pengujian di luar Gresik yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Nah, berangkat dari kenyataan itu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Gresik akhirnya membangun Balai Laboratorium dengan harapan untuk memberikan pelayanan dapat lebih optimal kepada para pengguna jasa.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Gresik, Wahjudi Ardijanto mengatakan, laboratorium Bea Cukai Gresik nantinya akan berada di kawasan Pelabuhan Gresik. Bagi pengguna jasa yang membutuhkan pengujian atas produk yang akan diekspor akan dilayani satuan pelayanan khusus.
“PeriodeSelama tahun 2021 sampai 2022 kami ada 1.620 dokumen atau barang contoh yang kami kirim kirim ke Balai Laboratorium Bea Cukai Surabaya untuk diuji. Tidak jarang karena jumlah pengguna jasa cukup banyak sehingga membutuhkan waktu,” kata Wahjudi.
Koko (sapaan akrabnya) memperkirakankan berdasarkan data ekspor CPO dan produk turunannya sepajang Semester I/2022 lalu memberikan kontribusi Bea Keluar hingga Rp 238.48 miliar dengan nilai devisa lebih dari Rp 9,6 triliun. Untuk itu dia berharap pembangunan laboratorium BC Gresik dapat mendukung kegiatan industri para pengguna jasa agar semakin mudah dan efisien. Bea Cukai Gresik juga terus berkomitmen dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan responsif.
“Hadirnya laboratorium akan meningkatkan pelayanan kepabeanan khususnya percepatyan arus barang ekspor maupun impor yang berdampak pada peningkatan pendapatan negara,” tandasnya. (pohon cemara)