Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pertengahan 2024 Beroperasi, Smelter Freeport Gresik Pastikan Tenaga Kerja Lokal Terserap

Hany Akasah • Rabu, 13 Maret 2024 | 05:27 WIB
SESUAI TARGET: Menteri ESDM Arifin Tasrif (kiri) mengunjungi proyek Smelter PT Freeport Indonesia untuk memastikan progres sesuai dengan target.
SESUAI TARGET: Menteri ESDM Arifin Tasrif (kiri) mengunjungi proyek Smelter PT Freeport Indonesia untuk memastikan progres sesuai dengan target.

RADAR GRESIK-Pemerintah menargetkan pertengahan tahun 2024, smelter PT Freeport Indonesia sudah beroperasi.

Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Jenpino Ngabdi mengatakan saat smelter Gresik sudah beroperasi maksimal, maka seluruh rangkaian proses peleburan tembaga hasil pertambangan milik PTFI akan dimurnikan di dalam negeri.

“Setelah smelter beroperasi penuh pada akhir 2024, seluruh hasil tambang PTFI akan dimurnikan di dalam negeri. Hal ini akan meningkatkan nilai tambah dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi penerimaan negara,” kata Jenpino.

Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf, mengatakan smelter tembaga ini menyokong peningkatan perekonomian di Indonesia, khususnya secara kumulatif tenaga kerja untuk proyek pembangunan smleter akan menyerah sekitar 40 ribu pekerja. Pada saat beroperasi nanti smelter Freeport Gresik ini membutuhkan 1.500 pekerja.

“Ini keunikan smelter tembaga PT Freeport Indonesia, di mana untuk menjadi negara maju kita harus mengandalkan SDM dalam negeri, dan serapan tenaga kerjanya ini 98 persen tenaga kerja Indonesia dengan rincian sebanyak 50 persen pekerja lokal,” katanya melalui keterangan resmi, Selasa (12/3).

 Baca Juga: Perusahaan BUMN, PT Pertamina Buka Lowongan Kerja, Berikut Link dan Persyaratan Lengkapnya

Progres pembangunan smelter tersebut mencapai 90,6 persen per Desember 2023 dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2024. Pabrik pemurnian tembaga itu merupakan bagian dari percepatan hilirisasi tambang yang dicanangkan pemerintah.

“Progres pembangunan smelter ini sesuai dengan perencanaan dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2024 mendatang,” jelas Heri.

 Smelter tembaga PT Freeport Indonesia ini akan mulai berproduksi pada Agustus 2024 dan ramp up mencapai kapasitas penuh pada akhir Desember 2024. Artinya, pabrik peleburan tembaga itu bisa beroperasi penuh pada akhir 2024.

Smelter tembaga ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kemampuan memurnikan konsentrat tembaga berkapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

Selain katoda tembaga, produksi utama smelter ini adalah emas, perak murni batangan, dan Platinum Group Metal (PGM). Ada pula produk sampingan smelter yang menelan investasi hingga USD 3,1 juta miliar tersebut yakni asam sulfat, gipsum, dan timbal.

Baca Juga: Perolehan Kursi Turun, Golkar Gresik Jaring Kandidat Calon Bupati di Luar Incumbent, Berikut Nama-Namanya

Produksi emas di smelter PT Freeport Indonesia Gresik ini mencapai 50 ton per tahun dan 150-200 ton perak per tahun. Produk sampingan dari lumpur anoda dalam proses peleburan menghasilkan emas dan perak murni mencapai 6 ribu ton per tahun.

Adapun produk sampingan lainnya, yakni asam sulfat sebanyak 1,5 juta ton per tahun, terak tembaga 1,3 juta ton per tahun, dan gipsum 150 ribu ton per tahun. (han)

 

Editor : Hany Akasah
#SDM #ptfi #Freeport #tenaga kerja #Indonesia