RADAR GRESIK- Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap nasabah sekaligus mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, PT Bank Negara Indonesia (BNI) membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Pemimpin BNI Kantor Wilayah 06 Surabaya, Roy Wahyu Maulana menuturkan, tujuan utama pembukaan KCP BNI di KEK JIIPE untuk mendekatkan diri dengan kebutuhan industri di sekitar kawasan JIIPE.
“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya dalam setiap langkah perjalanan bisnis Anda. Melalui kehadiran yang lebih dekat dengan mitra dan nasabah kami, kami yakin bahwa kami dapat memberikan layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien,” kata Roy Wahyu Maulana saat momen Grand Opening KCP JIIPE.
Diungkapkan, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) telah menjadi nasabah BNI sejak lama. Dia berharap hadirnya KCP JIIPE akan mendorong kerjasama yang selama ini sudah terjalin menjadi semakin berkembang.
“Kami telah melakukan penandatangan kerjasama pembayaran Payroll (gaji). Selain itu BNI juga memberikan fasilitas kredit Fleksi dan Griya untuk 150 pegawai BKMS,” tandas Pemimpin BNI Kantor Wilayah 06 Surabaya, Roy Wahyu Maulana.
Di tempat sama, Direktur Utama PT BKMS, Bambang Setiono menyampaikan, tujuan utama JIIPE adalah berkontribusi secara positif terhadap penekanan pada efisiensi biaya logistik.
Area JIIPE menggabungkan infrastruktur lengkap yang mencakup pelabuhan dalam, pelabuhan kering dan akses tol langsung ke berbagai saluran distribusi pasar domestik dan internasional.
“Kombinasi fasilitas JIIPE, lokasi yang strategis, dan status KEK akan mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas Foreign Direct Investment yang berorientasi ekspor maupun substitusi impor, sehingga menjadikan JIIPE salah satu destinasi investasi yang menarik bagi para investor domestik maupun internasional,” kata Bambang.
Dia menuturkan, JIIPE merupakan kawasan terintegrasi pertama di Indonesia, dengan total area 3.000 hektar, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi,dan hunian berkonsep kota mandiri.
Kawasan industri JIIPE dikembangkan dan dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dengan luas 1761 Ha, dibentuk sebagai Public Private Partnership antara PT AKR Corporindo Tbk 60 persen- melalui PT Usaha Era Pratama Nusantara) dan PT Pelabuhan Indonesia III 40 persen - melalui PT Berlian Jasa Terminal Indonesia)
“Saat ini di kawasan JIIPE yang dikelola oleh BKMS telah memiliki 22 tenant, dampak positif dengan banyaknya perusahaan yang terdapat pada JIIPE maka akan meningkatkan lapangan kerja dan menumbuhkan peluang usaha sehingga JIIPE dapat berkontribusi positif dalam pebangunan ekonomi lokal maupun nasional, salah satu yang akan berpengaruh positf adalah peningkatan PDRB,” pungkasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah