RADAR GRESIK - Musim kemarau dan suhu udara panas yang melanda Gresik membawa berkah bagi pengusaha es batu kristal. Bahkan mereka mengaku kewalahan memenuhi permintaan konsumen.
Pengusaha es batu kristal Abdullah Syafi'i mengatakan pesanan es batu kristal di tempatnya mengalami peningkatan yang signifikan selama musim kemarau.
"Kami menyuplai agen dan warung - warung saja sudah kewalahan dan untuk sementara tidak menambah pelanggan bahkan menolak pemesanan," ujarnya, Senin (30/10).
Sebagai pengusaha es batu kristal di Kecamatan Manyar. Omzet bersih dalam produksi es batu kristal sehari minimal Rp 2,5 jt, sedangkan per bulan sekitar Rp 70 sampai Rp 80 juta.
"Penjualan seribu pack per harinya dijual di wilayah Manyar, Bungah dan Sidayu. Kami tidak bisa memenuhi permintaan konsumen jadi dibagi rata - rata selama musim kemarau ini," jelasnya.
Pihaknya setiap hari bisa memproduksi 3 ton es batu kristal untuk memenuhi pesanan konsumen. Dari produksi 3 ton es kristal itu dibagi 600 pack es batu kristal yang siap jual.
" Harga per pack Rp 4.000 dengan ukuran berat 4 kg, sedangkan harga Rp 5.000 dengan berat 5 kg per packnya. Alhamduliklah sejak musim kemarau omzet perbulan tembus Rp 90 juta perbulan, " ucapnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah