GRESIK- Kebakaran yang melanda PT Nankai Indonesia beberapa waktu lalu hingga kini masih menyisahkan duka bagi karyawan khususnya keluarga korban. Bagaimana tidak, satu dari dua karyawan perusahaan kayu tersebut tewas setelah sebelumnya menderita luka bakar hingga di atas 30 persen.
Tidak ingin hal itu terulang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemkab Gresik, Agustin Haloman Sinaga menggelar kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah industri di Gresik.
Pada sidaknya kali ini, Sinaga bersama jajarannya mengunjungi PT Nippon Indosari Corporindo perusahaan Sari Roti yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Intregrated Internasional Port And Estate (JIIPE).
Meski demikian, Sinaga menyebut dibandingkan industri yang lain Sari Roti telah memiliki jalur hydrant yang lengkap serta 3 tandon air berkapasitas masing-masing 120 kibik. Tandon ini berfungsi sebagai kolam air hydrant apabila nanti terjadi situasi emergency.
"Dalam sidak tadi kami juga menyampaikan agar bisa digelar pelatihan bersama sehingga petugas K3 perusahaan memiliki keterampilan dalam menghadapi musibah kebakaran," imbuhnya.
Baca Juga: Sempat Dikritik Fraksi PKB, Bupati Gresik Pastikan Tidak Ada Program Dadakan
Sidak ke sejumlah industri di Gresik rencananya masih akan terus dilakukan Damkarla Gresik. Rencananya, dalam waktu dekat pihaknya akan melihat sistem proteksi kebakaran yang ada di PT Freeport Indonesia.
"Upaya ini kami lakukan agar kedepan kejadian kebakaran seperti PT Nankai Indonesia tidak terulang. Tentu ini menjadi sebuah keprihatinan apalagi sampai menimbulkan korban jiwa," tegasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah