GRESIK -- Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan daya beli di Pasar Kota Gresik. Salah satunya, dengan memanfaatkan market place online.
“Memang selama ini belum ada pedagang yang mengarah ke online. Padahal sebetulnya bisa merambah pasar online sembari berjualan di pasar,” ujar Kepala Diskoperindag Pemkab Gresik, Malahatul Farda kepada awak media.
Baca Juga: Persaingan Makin Kompetitif, Peritel di Gresik Garap Ceruk Pasar Khusus Halal
Berdasarkan data Diskoperindag, total stan yang ada di Pasar Kota yakni 818 stan. Dari jumlah itu 203 stan diantaranya kosong. Lebih rinci, stan kosong di lantai 1 ada 104 stan dan di lantai 2 ada 99 stan.
Dikatakan, kondisi Pasar Kota sekarang ini tidak lagi seramai dulu. Paling jika ramai, itu stan makanan atau perabotan rumah tangga. Selain itu, para pedagang tidak dengan cepat regenerasi. “Kebanyakan pedagang disana merupakan orang lama. Sehingga belum merambah pasar online itu,” ungkapnya.
Baca Juga: Tembus Pasar Hongkong, Bagaimana Peran Bea Cukai Gresik Antarkan Produk UMKM Kulit Hiu dan Pari
Ke depan memang sudah ada rencana untuk melakukan pemetaan terhadap pedagang Pasar Kota. Sebab disana tidak hanya pedagang pakaian saja melainkan ada pedagang lain.
Nantinya dari pemetaan itu, pemerintah akan membantu mengarahkan pedagang untuk merambah marketplace. Jadi apapun barang milik pedagang Pasar Kota yang bisa dijual secara online akan diarahkan kesan. “Ini akan kami bantu nantinya,” pungkasnya. (rof)
Editor : Hany Akasah