Seremonial dimulainya penjualan Golden East Menganti tahap II digelar di Spazio Tower Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan agen perumahan di wilayah Jawa Timur.
Dihadapan para undangan, CEO Keluarga Sejahtera Grup, Thoriq Majidanor menuturkan, Golden East tahap II ditawarkan dengan harga yang sama yakni Rp 200 jutaan.
Baca juga :Kado Akhir Tahun, Bayar Rp 10 Juta Punya Rumah Golden East Tanpa DP
"Meskipun saat ini harga BBM naik yang secara otomatis juga akan menyebabkan barang-barang lain naik namun tidak dengan perumahan kami. Spirit kami ingin membantu masyarakat memiliki hunian yang layak sehingga kami tidak mau menaikkan harga hunian ditengah situasi saat ini," ujarnya.
Menurut Jiddan (sapaan akrabnya) bagi KSG misi utama dalam perjalanan bisnisnya adalah membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah murah dengan kualitas yang layak. Hal itu juga yang melatarbelakangi Golden East hadir di wilayah Kecamatan Menganti pada 2020 lalu.
"Kami berusaha membidik celah pasar yang tidak banyak pemainnya. Misalnya jika mencari rumah diwilayah Menganti dengan harga Rp 200 jutaan jawabannya hanya Golden East. Sebab di wilayah yang berbatasan dengan kota Surabaya tidak ada rumah murah," imbuhnya.
Baca juga : Akuisisi BPS, Golden East Hadirkan Rumah Murah di Pintu Tol Cerme
Diungkapkan, positifnya penjualan Golden East Menganti tidak lepas dari portofolio yang selama ini berhasil dicatat oleh KSG. Berdasarkan catatan, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir KSG lewat brand Golden East telah berhasil membangun lebih dari 1.500 hunian yang tersebar di Kecamatan Manyar, Kebomas dan Menganti.
"Tentu semua capaian ini berkat kepercayaan masyarakat kepada kami," tegasnya.
Sementara itu, khusus hunian Golden East Menganti tahap II pihaknya menawarkan 150 rumah yang terbagi dalam 4 tipe. Untuk rumah 1 lantai ada di type Garnet, Ace dan Zycron. Sedangkan rumah lantai II type olivine.
"Untuk segmen yang kami bidik masih sama yaitu Millenial atau keluarga kecil. Nah, karena pembelinya segmen ini maka kami menawarkan pembelian rumah tanpa DP. Calon pembeli hanya cukup membayar booking fee Rp 1 juta saja," pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah