alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Akuisisi BPS, Golden East Hadirkan Rumah Murah di Pintu Tol Cerme

GRESIK-Pengembang ternama Gresik, PT Keluarga Sejahtera Grup terus berekspansi mengembangkan bisnis propertinya. Usai mencatatkan portofolio apik pada lima kawasan huniannya, awal tahun ini KSG mengambil langkah berani dengan kembali melakukan investasi di Desa Semampir Kecamatan Cerme.

Pada investasinya kali itu, KSG mengakuisisi perumahan Bumi Pelangi Semampir (BPS) yang sebelumnya dimiliki PT Wahyu Bintang Pelangi. Nilai investasi yang digelontorkan untuk pembelian lahan mencapai Rp 45 miliar lebih.

CEO PT Keluarga Sejahtera Grup (KSG), Thoriq Majiddanor menyatakan, keputusan korporasi mengakuisisi Perum BPS dikarenakan lokasinya yang strategis karena dekat pintu tol cerme serta legalitas yang dimiliki juga lengkap.

“Semangat kami ingin membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Jiddan (sapaan akrabnya) menuturkan, dalam proyek ini luas lahan yang akan dikembangkan menjadi kawasan perumahan mencapai 2,5 hektar dengan jumlah bangunan mencapai 109 unit.

Tidak hanya hunian, melalui produk andalannya bernama Golden East, KSG juga akan membangun ruko modern sehingga bisa mendorong aktivitas perekonomian desa Semampir.

“Kami tidak hanya hadir untuk menjual rumah namun juga ingin memberikan kontribusi pada desa melalui aktivitas ekonomi masyarakat dan berbagai fasilitas olahraga,” imbuhnya.

Rencananya BPS by Golden East akan hadir dengan beberapa produk andalan yang cukup terjangkau. Antaralain rumah tipe 32 dengan luas tanah 72 m2 yang ditawarkan Rp 299 juta. Sedangkan untuk line up produk, BPS by Golden East menawarkan hunian tipe 48 dua lantai dengan luas tanah 90 m2 yang dibanderol hanya Rp 445 juta.

“Pada proyek ini kami menawarkan 5 tipe hunian yang bisa dipilih masyarakat sesuai dengan kantongnya,” paparnya.

Pihaknya juga memberikan promo menarik kepada konsumen yang akan membeli pada momen soft launching. Diantaranya cukup membayar DP Rp 1 juta bisa langsung melakukan akad kredit di bank. Selain itu konsumen juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah langsung.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus berkarya dan menyediakan hunian dengan kualitas bagus. Harapan kami kedepan bisa melakukan ekspansi tidak hanya di Jawa Timur saja melainkan diseluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, hadirnya Golden East di Desa Semampir disambut antusias Pemerintah desa setempat. Ahmad Syahid, Kepala Desa Semampir menuturkan, sebelum diakuisisi KSG, Perumahan BPS cukup kesulitan dalam mengembangkan kawasannya.

“Sejak tahun 2019 dilaunching yang laku hanya 9 unit. Alhamdulillah sekarang ada Golden East langsung banyak yang berminat,” kata Syahid.

Hal ini menunjukkan jika selama ini reputasi KSG dalam menghadirkan properti di Gresik sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

“Mudah-mudahan kehadiran Golden East di desa kami bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar,” harapnya.

Ditempat yang sama, Relationship Manager Marriage Bank Mandiri Area Gresik, Aloysius mengatakan, ketertarikan Bank Mandiri Gresik memberikan fasilitas pembiayaan proyek perumahan BPS by Golden East ini tidak lepas dari portofolio dan legalitas yang telah dimiliki developer.

“Saat ini bank sangat selektif dalam mengucurkan kredit sehingga jika ada perumahan yang sudah mendapatkan fasilitas kredit perbankan menandakan jika legalitas yang dimiliki clear,” kata Aloysius. (fir/han)

GRESIK-Pengembang ternama Gresik, PT Keluarga Sejahtera Grup terus berekspansi mengembangkan bisnis propertinya. Usai mencatatkan portofolio apik pada lima kawasan huniannya, awal tahun ini KSG mengambil langkah berani dengan kembali melakukan investasi di Desa Semampir Kecamatan Cerme.

Pada investasinya kali itu, KSG mengakuisisi perumahan Bumi Pelangi Semampir (BPS) yang sebelumnya dimiliki PT Wahyu Bintang Pelangi. Nilai investasi yang digelontorkan untuk pembelian lahan mencapai Rp 45 miliar lebih.

CEO PT Keluarga Sejahtera Grup (KSG), Thoriq Majiddanor menyatakan, keputusan korporasi mengakuisisi Perum BPS dikarenakan lokasinya yang strategis karena dekat pintu tol cerme serta legalitas yang dimiliki juga lengkap.

-

“Semangat kami ingin membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Jiddan (sapaan akrabnya) menuturkan, dalam proyek ini luas lahan yang akan dikembangkan menjadi kawasan perumahan mencapai 2,5 hektar dengan jumlah bangunan mencapai 109 unit.

Tidak hanya hunian, melalui produk andalannya bernama Golden East, KSG juga akan membangun ruko modern sehingga bisa mendorong aktivitas perekonomian desa Semampir.

“Kami tidak hanya hadir untuk menjual rumah namun juga ingin memberikan kontribusi pada desa melalui aktivitas ekonomi masyarakat dan berbagai fasilitas olahraga,” imbuhnya.

Rencananya BPS by Golden East akan hadir dengan beberapa produk andalan yang cukup terjangkau. Antaralain rumah tipe 32 dengan luas tanah 72 m2 yang ditawarkan Rp 299 juta. Sedangkan untuk line up produk, BPS by Golden East menawarkan hunian tipe 48 dua lantai dengan luas tanah 90 m2 yang dibanderol hanya Rp 445 juta.

“Pada proyek ini kami menawarkan 5 tipe hunian yang bisa dipilih masyarakat sesuai dengan kantongnya,” paparnya.

Pihaknya juga memberikan promo menarik kepada konsumen yang akan membeli pada momen soft launching. Diantaranya cukup membayar DP Rp 1 juta bisa langsung melakukan akad kredit di bank. Selain itu konsumen juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah langsung.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus berkarya dan menyediakan hunian dengan kualitas bagus. Harapan kami kedepan bisa melakukan ekspansi tidak hanya di Jawa Timur saja melainkan diseluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, hadirnya Golden East di Desa Semampir disambut antusias Pemerintah desa setempat. Ahmad Syahid, Kepala Desa Semampir menuturkan, sebelum diakuisisi KSG, Perumahan BPS cukup kesulitan dalam mengembangkan kawasannya.

“Sejak tahun 2019 dilaunching yang laku hanya 9 unit. Alhamdulillah sekarang ada Golden East langsung banyak yang berminat,” kata Syahid.

Hal ini menunjukkan jika selama ini reputasi KSG dalam menghadirkan properti di Gresik sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

“Mudah-mudahan kehadiran Golden East di desa kami bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar,” harapnya.

Ditempat yang sama, Relationship Manager Marriage Bank Mandiri Area Gresik, Aloysius mengatakan, ketertarikan Bank Mandiri Gresik memberikan fasilitas pembiayaan proyek perumahan BPS by Golden East ini tidak lepas dari portofolio dan legalitas yang telah dimiliki developer.

“Saat ini bank sangat selektif dalam mengucurkan kredit sehingga jika ada perumahan yang sudah mendapatkan fasilitas kredit perbankan menandakan jika legalitas yang dimiliki clear,” kata Aloysius. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/