Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan PT Petrokimia Gresik tersebut. “Dari Asosiasi BUMN di Jatim, Pemprov memang mendapat suplai oksigen secara berkelanjutan. Saat itu bisa sampai 50 ton per minggu, dan kebutuhan untuk suplai oksigen terciptanya harus terus terjaga” tutur Khofifah di sela kunjungannya.
Dengan beroperasinya kembali ASP PT Petrokimia Gresik, maka sudah dapat difungsikan untuk produksi oksigen cair dalam satu hari sebanyak 23 ton. Ini akan menjadi bagian dari melengkapi pemenuhan kebutuhan oksigen.
“Kita berdo'a dan terus berikhtiar bahwa Covid-19 terus melandai dan tidak terkendali. Tapi kesiapsiagaan itu tetap harus dilakukan bersama,” tutur orang nomor satu di Jatim tersebut.
Sementara itu, Dirut PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menutukan, ASP ini Kembali dioperasikan setelah 10 tahun tidak digunakan. Produksi pertama dimulai sejak 15 Agustus lalu setelah dilakukan perbaikan pada 10 Juli 2021.
Proses perbaikan itu sangat cepat karena prediksi sebelumnya harus dilakukan hingga waktu 7 bulan. “Dalam jangka 1 bulan 5 hari ASP ini sudah dapat beroperasi Kembali dengan kapasitas penuh,” kata dia. (fir/han) Editor : Hany Akasah