Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Urai Macet Lebih Cepat, Pemkab Gresik Prioritaskan Pelebaran Jalan Sebelum Flyover Cerme Dibangun

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
SUASANA : Rencana pembangunan flyover di Cerme, Gresik. ( Foto : Ist/Radar Gresik)
SUASANA : Rencana pembangunan flyover di Cerme, Gresik. ( Foto : Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat menyiapkan skema penguraian kemacetan di kawasan selatan. Sebelum proyek pembangunan perlintasan tidak sebidang atau flyover Cerme direalisasikan secara fisik, Pemkab Gresik memprioritaskan pelebaran jalan di kawasan bawah lintasan terlebih dahulu.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi dan meningkatkan kapasitas jalan serta meminimalisir kepadatan lalu lintas harian yang kian padat di jalur strategis tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa pelebaran jalan di sekitar lokasi merupakan bagian dari langkah taktis persiapan pemkab. Saat ini, DPUTR Gresik masih mematangkan perencanaan teknis sekaligus melengkapi dokumen kajian pendukung.

“Tahun ini masih dalam tahapan perencanaan dan melengkapi kajian-kajian pendukung lainnya,” ujar Eddy.

Ia menyebutkan, pelebaran jalan Cerme di area bawah flyover diproyeksikan bakal dilaksanakan secara bertahap dalam dua fase. Pemkab berkeinginan agar daya tampung kendaraan di ruas jalan tersebut bisa meningkat lebih awal tanpa perlu menanti proses konstruksi fisik flyover rampung.

Advertisement

"Kalau untuk pelebaran jalan Cerme di flyover itu bawahnya diperlebar dulu dua tahap. Maunya begitu," imbuhnya.

Eddy menegaskan, pengerjaan pelebaran jalan bukan menandakan proyek flyover akan langsung dibangun tahun ini. Pihaknya masih berfokus melakukan identifikasi dan inventarisasi bidang tanah yang dibutuhkan untuk penyediaan ruang tambahan di sisi jalan.

"Rencananya pelebaran dilakukan sebelum flyover. Perencanaan dan kelengkapan kajian-kajian lainnya ini kami usulkan masuk di P-APBD 2026," jelasnya.

Guna mempercepat proses fisik, Pemkab Gresik juga aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran pelebaran dapat diturunkan lebih awal.

"Kalau menunggu anggaran flyover dari pusat kelamaan, akan kita perlebar dulu. Anggarannya tetap kita minta dari pusat. Kita dorong untuk dilebarkan dulu, nanti flyover-nya menyusul," tegas Eddy.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Bentengi Desa dari Ekspansi Industri, DPRD Gresik Dorong Ranperda Kawasan Perdesaan

Bentengi Desa dari Ekspansi Industri, DPRD Gresik Dorong Ranperda Kawasan Perdesaan

RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menggelar uji publik (public hearing) guna menyerap aspirasi masyarakat terkait lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Tahun 2026.

Terhalang Gelombang Tinggi Laut Jawa, Delapan Pelajar Paskibraka Asal Bawean Tertahan di Gresik

Terhalang Gelombang Tinggi Laut Jawa, Delapan Pelajar Paskibraka Asal Bawean Tertahan di Gresik

RADAR GRESIK – Gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang perairan Laut Jawa memaksa pelayaran rute Gresik–Bawean lumpuh total. Kondisi cuaca buruk tersebut mengakibatkan delapan pelajar asal Pulau Bawean yang bar

Gresik Peduli Gempa NTT, Gus Yani Lepas Bantuan Kolaborasi Rp250 Juta Langsung ke Lokasi Bencana

Gresik Peduli Gempa NTT, Gus Yani Lepas Bantuan Kolaborasi Rp250 Juta Langsung ke Lokasi Bencana

RADAR GRESIK – Gelombang kepedulian dan solidaritas untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari Kabupaten Gresik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama elemen masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer