Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Naik, DPRD Gresik Minta URC Prioritaskan Jalan Rusak Parah

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
PERBAIKAN DIKEBUT: Wakil Ketua III DPRD Gresik Abdullah Hamdi langsung sidak di proyek peningkatan infrastruktur di ruas Gresik selatan.
PERBAIKAN DIKEBUT: Wakil Ketua III DPRD Gresik Abdullah Hamdi langsung sidak di proyek peningkatan infrastruktur di ruas Gresik selatan.

Advertisement

RADAR GRESIK – Komisi III DPRD Kabupaten Gresik mendesak Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik untuk lebih selektif dalam bekerja.

Pasukan URC diminta memfokuskan kinerja pada perbaikan jalan yang mengalami kerusakan parah dan bersifat mendesak demi keamanan pengguna jalan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, menegaskan bahwa kenaikan alokasi anggaran yang signifikan harus diimbangi dengan skala prioritas yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Tahun 2026 anggaran URC mencapai Rp65 miliar, meningkat dari tahun 2025 yang sebesar Rp45 miliar. Per Triwulan I ini saja sudah terserap sekitar Rp15 miliar,” ujar Hamdi, Rabu (8/4).

Menurut Hamdi, dengan ketersediaan anggaran yang cukup besar, seharusnya pemanfaatan dana tersebut bisa merata di seluruh wilayah Gresik. Fokus utama tetap pada titik-titik jalan dengan kondisi kerusakan berat yang sering dikeluhkan warga.

Advertisement

Berdasarkan data teknis, total panjang jalan kabupaten saat ini telah bertambah menjadi 566 kilometer. Penambahan ini terjadi setelah adanya akuisisi eks Jalan Poros Desa (JPD) sepanjang 54 kilometer ke dalam status jalan kabupaten.

Namun, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Gresik baru menyentuh angka 71,22 persen.

“Karena itu, kami minta URC benar-benar memprioritaskan jalan rusak parah agar segera bisa dilalui dengan aman dan nyaman oleh masyarakat,” imbuhnya.

Selain menyoroti pemeliharaan rutin, Komisi III juga mendorong DPUTR untuk segera menuntaskan sejumlah proyek jalan yang hingga kini belum rampung sepenuhnya. Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah ruas jalan Menganti-Bringkang.

Diketahui, ruas jalan tersebut masih menyisakan sekitar 200 meter pekerjaan yang belum terselesaikan. Kondisi ini dinilai dapat menghambat mobilitas warga yang cukup padat di kawasan tersebut.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Pipa Bocor di Kebomas Gresik Langsung Ditangani, Warga Apresiasi Gerak Cepat URC Giri Tirta

Pipa Bocor di Kebomas Gresik Langsung Ditangani, Warga Apresiasi Gerak Cepat URC Giri Tirta

RADAR GRESIK – Unit Reaksi Cepat (URC) PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebocoran pipa pelanggan di Perumahan Griya Sekar Kedaton, Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Jumat (18/9/202

Tanggapi Keluhan Warga, DPRD Gresik Apresiasi Gerak Cepat Tim URC DPUTR Perbaiki Jalan di Ujungpangkah

Tanggapi Keluhan Warga, DPRD Gresik Apresiasi Gerak Cepat Tim URC DPUTR Perbaiki Jalan di Ujungpangkah

RADAR GRESIK – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan utara Gresik. Penanganan dan pelapisa

Komisi III DPRD Gresik Prioritaskan Infrastruktur Selatan, PUTR Dapat Tambahan Rp94,35 Miliar

Komisi III DPRD Gresik Prioritaskan Infrastruktur Selatan, PUTR Dapat Tambahan Rp94,35 Miliar

RADAR GRESIK – Komisi III DPRD Gresik memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Gresik Selatan. Dalam finalisasi pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer