Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Konflik Ponpes Al Ibrohimi Gresik Memanas Lagi, Guru Dianiaya Sekelompok Orang, Aksi Penganiayaan Terekam CCTV

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 29 Desember 2024 | 23:39 WIB
MELAPOR : Korban Mohammad Syihabuddin didampingi kuasa hukumnya Abdullah Syafi
MELAPOR : Korban Mohammad Syihabuddin didampingi kuasa hukumnya Abdullah Syafi

 

RADAR GRESIK - Mohammad Syihabuddin (43), seorang guru sekaligus Wakil Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Ibrohimi di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, mengalami luka-luka diduga akibat penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang di halaman sekolah tempatnya mengajar.

Aksi penganiayaan tersebut sempat terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam video rekaman CCTV berdurasi 39 detik, korban terlihat dibanting oleh salah satu pelaku hingga terpelanting dan membentur paving, menyebabkan korban kesakitan di bagian lengan tangan.

Mohammad Syihabuddin menceritakan, kejadian bermula pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 17.15 WIB, saat dirinya sedang menutup pintu gerbang SDIT Al-Ibrohimi di Jalan PP Al-Ibrohimi, Desa Manyarejo.

Korban diminta untuk menutup gerbang sekolah karena ada informasi bahwa pihak kepolisian akan datang untuk menyelesaikan urusan di Yayasan Al-Ibrohimi, dan agar tidak ada orang yang keluar masuk sebelum pihak kepolisian tiba.

Namun, saat korban hendak menutup gerbang, seseorang mencoba keluar. Korban meminta orang tersebut untuk menunggu di dalam hingga pihak kepolisian datang.

"Tiba-tiba, beberapa orang yang tidak saya kenal mendekat menuju gerbang. Salah satu pelaku menghampiri saya dan bertanya, 'Kenapa tidak boleh keluar gerbang?' Saya jawab, 'Sabar,' namun pelaku tetap memaksa untuk keluar," ujar Syihabuddin, Minggu (29/12).

Syihabuddin menambahkan, salah satu pelaku kemudian menghampirinya dan langsung membantingnya di depan gerbang dekat pos satpam SDIT Al-Ibrohimi. "Setelah kejadian itu, tangan saya terasa sakit karena terjatuh dan membentur paving," ujarnya.

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik dan telah menjalani visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Abdullah Syafi’i, menyatakan bahwa pada Sabtu sore, sekelompok orang yang tidak dikenal memasuki halaman SDIT Al-Ibrohimi, meski saat itu sekolah sedang libur hingga 2 Januari. "Orang-orang tersebut tidak ada kaitannya dengan SDIT, dan kami mendapat informasi bahwa mereka memasuki sekolah tanpa tujuan jelas. Korban sempat mencoba berkomunikasi dengan mereka, namun malah menjadi sasaran penganiayaan, di mana korban dibanting ke tanah," jelasnya.

Abdullah menekankan pentingnya penanganan serius terhadap kasus ini. "Bukti CCTV ada, saksi-saksi ada, dan pelaku juga sudah teridentifikasi. Kami berharap Polres Gresik segera mengusut tuntas kasus ini.

Jika tidak ada tindak lanjut, kami akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan pelaku dibawa ke Polres Gresik," tegasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Viral #CCTV #gresik #Guru #Al Ibrohimi #Penganiayaan #polres #Manyarejo