Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gegerkan Warga, Seorang Pria Nekat Akhiri Hidup di Rumah Kos Kedanyang Gresik

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯

EVAKUASI : Anggota Polsek Kebomas Gresik saat melakukan evakuasi dan olah TKP di Rumah Kos Desa Kedanyang, Kecmatan Kebomas, Gresik.
EVAKUASI : Anggota Polsek Kebomas Gresik saat melakukan evakuasi dan olah TKP di Rumah Kos Desa Kedanyang, Kecmatan Kebomas, Gresik.


Advertisement

RADAR GRESIK – Warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang dalam kondisi sudah tidak bernyawa di area tangga sebuah rumah kos, Jumat (23/1).

Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali safety belt di lantai dua bangunan tersebut.

Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian bermula saat saksi SW hendak mengunjungi kamar kos adiknya, ASM, yang berlokasi di lantai dua rumah kos milik Ibu Nonik di Desa Kedanyang.

"Saat berada di tangga menuju lantai dua, saksi SW dikagetkan dengan posisi sepasang kaki yang bergelantungan. Karena merasa takut, saksi tidak berani melanjutkan langkah dan berteriak memanggil adiknya," ujar Kompol Gatot Setyo Budi.

Advertisement

Mendengar teriakan kakaknya, saksi ASM keluar dari kamar. Namun, ia juga terperanjat melihat seseorang sudah dalam kondisi tergantung tepat di pertengahan tangga akses menuju lantai dua.

Kedua saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada tetangga kos, Ketua RT, dan perangkat desa setempat.

Pihak desa segera menghubungi Polsek Kebomas serta Call Center 110 Polres Gresik. Tak berselang lama, sekitar pukul 16.20 WIB, petugas piket Polsek Kebomas bersama Tim Inafis Polres Gresik tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta identifikasi awal.

Jasad pria yang diketahui berinisial TYK, warga Dusun Jangglengan, Desa Kradegan, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tersebut dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina sekitar pukul 17.25 WIB guna keperluan Visum et Repertum (Ver).

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Hanya ditemukan bekas ikatan tali pada bagian leher. Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu oleh adanya permasalahan keluarga yang sedang dialami oleh korban," jelas Kapolsek.

Saat ini, jenazah telah berada di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga terkait kepulangan jenazah ke daerah asal. (yud/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Wadahi Bakat dan Asah Keterampilan Event Organizer Murid, SMP SIG Gelar Expression Stage

Wadahi Bakat dan Asah Keterampilan Event Organizer Murid, SMP SIG Gelar Expression Stage

RADAR GRESIK – SMP Semen Indonesia (SMP SIG) terus berkomitmen menghadirkan iklim pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para peserta didik melalui rupa-rupa program unggulan.

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Wabup Asluchul Alif Cek Rumah Pompa dan Saluran Air Perkotaan

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Wabup Asluchul Alif Cek Rumah Pompa dan Saluran Air Perkotaan

RADAR GRESIK – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, bersama jajaran Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik turun langsung meninjau sejumlah lokasi rumah pompa serta saluran air

Buka Workshop SPEED, Wakil Ketua DPRD Gresik Tegaskan Pengelolaan Limbah B3 Harus Transparan

Buka Workshop SPEED, Wakil Ketua DPRD Gresik Tegaskan Pengelolaan Limbah B3 Harus Transparan

RADAR GRESIK – Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kabupaten Gresik harus menjadi perhatian serius seluruh pelaku usaha, terutama di sektor industri. Pasalnya, limbah B3 yang tidak dikelola sesuai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer