Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditemukan Kasur dan Ranjang Bambu, DKPPCK Gresik Angkut 8 Truk Sampah dari Saluran Air dalam Sehari

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
TEMUKAN: Petugas temukan sampah berupa sampah di saluran air.
TEMUKAN: Petugas temukan sampah berupa sampah di saluran air.

RADAR GRESIK – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam mengatasi masalah banjir terus dilakukan, salah satunya dengan membersihkan saluran air yang tersumbat parah akibat ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan.


Advertisement

Kepala Dinas Cipta Karya, Pemanfaatan, dan Penataan Ruang (CKPP) Kabupaten Gresik, Ida Lailatusa'latifiyah, mengatakan bahwa pembersihan saluran air ini telah dilakukan secara rutin di sejumlah titik, bahkan sejak sebelum musim hujan tiba.

“Sudah kita bersihkan setiap hari sejak sebelum musim hujan,” kata Ida.

Ida menjelaskan, pihaknya menerjunkan delapan tim di berbagai titik wilayah tugas untuk membersihkan saluran. Dalam sehari, DKPPCK Gresik harus mengangkut hingga delapan truk dan pikap sampah dari saluran air.

Advertisement

“Sehari itu bisa 8 kali angkut, baik truk ataupun pikap. Jadi memang masih banyak yang membuang sampah sembarangan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Hal yang mencengangkan, petugas menemukan jenis sampah berukuran besar, seperti kasur di saluran air yang berada di kawasan Wahana Ekspresi Poesponegoro dan Tlogopojok. Bahkan, petugas juga menemukan ranjang yang terbuat dari bambu atau amben.

“Ada dua kasur yang dibuang di saluran. Bahkan ada ranjang dari bambu atau amben. Ini yang membuat sampah menumpuk dan saluran air tidak lancar,” jelas Ida.

Advertisement

Menanggapi temuan ini, Ida Lailatusa'latifiyah menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah berukuran besar seperti kasur ataupun ranjang.

“Kita tidak mau menyalahkan siapapun, tapi membuang sampah sembarangan bisa menyebabkan banjir karena saluran air tidak lancar,” ungkapnya, menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan saluran air demi mencegah bencana banjir. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

GCC Venue Anyar Milik Yayasan Petrokimia Gresik, Siap Jadi Andalan Warga Gelar Berbagai Acara Pesta

GCC Venue Anyar Milik Yayasan Petrokimia Gresik, Siap Jadi Andalan Warga Gelar Berbagai Acara Pesta

Dengan dukungan fasilitas berkapasitas besar, area parkir luas, serta pengelolaan profesional, GCC menawarkan alternatif venue yang kompetitif bagi penyelenggaraan kegiatan di Gresik. Gresik Convention Center YPG

DPRD Gresik Siapkan Pendampingan Pengurusan PBG-SLF Ratusan Pesantren

DPRD Gresik Siapkan Pendampingan Pengurusan PBG-SLF Ratusan Pesantren

RADAR GRESIK – Persoalan perizinan operasional pondok pesantren (ponpes) menjadi perhatian serius jajaran DPRD Kabupaten Gresik. Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir, menggelar silaturahmi dan diskusi intensif b

Perkuat Pendidikan Karakter Religius, Wabup Alif Minta Program SRC UPT SMPN 2 Gresik Jadi Role Model

Perkuat Pendidikan Karakter Religius, Wabup Alif Minta Program SRC UPT SMPN 2 Gresik Jadi Role Model

RADAR GRESIK – Tim penilai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur turun langsung melaksanakan verifikasi dan penilaian program School Religious Culture (SRC) di UPT SMPN 2 Gresik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer